Program Pangan Murah dan Harapan Warga Rusun

Kompas.com - 19/06/2019, 06:59 WIB
Antrean warga Rusunawa Tipar Cakung, Jakarta Timur menebus pangan murah, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/Vitorio MantaleanAntrean warga Rusunawa Tipar Cakung, Jakarta Timur menebus pangan murah, Selasa (18/6/2019).

Warga Rusunawa Tipar Cakung mengemukakan, program itu membantu mereka berhemat. Anggaran bulanan yang awalnya dialokasikan untuk kebutuhan dasar jadi bisa dialihkan untuk keperluan lain dengan adanya program pangan murah rutin itu.

"Membantu sekali, membuat kami mengurangi pengeluaran tiap bulan. Kalau enggak ada ini kan belinya harus di pasar, lebih mahal. Jadi bisa buat lain-lain," kata Agustin.

Beberapa produk pangan murah yang dibeli bisa memenuhi kebutuhan warga hingga beberapa pekan.

"Kalau berapa lama, tergantung pemakaian sih, kalau saya sih sebulan enggak cukup-cukup amat, habis mungkin 3 minggu kalau beras. Ayam, daging sapi, lauk lain-lain mungkin setengah bulan habisnya," ujar Eta (58), adik Agustin.

Hal serupa dirasakan Bram, yang tinggal bersama seorang anak dan istri serta asisten rumah tangga. Ia mengaku bisa menghemat pengeluaran bulanan hingga tiga kali lipat.

"Kalau saya hitung matematis itu bisa Rp 350 ribuanlah kalau kami beli biasa. Kalau ambil di sini berarti kan bisa hemat tiga kalinya. Harga sih terjangkau ya. Bukan terjangkau lagi, murah. Yang utamanya sangat membantu sih, ya, telur sama beras," kata Bram.

Menurut Bram, daging sapi murah yang telah ia beli belum sempat habis ketika program tersebut kembali digelar bulan berikutnya.

Mutu ikan dan daging perlu ditingkatkan

Warga rumah susun boleh jadi tak akan melewatkan kesempatan sebulan sekali itu guna mendapatkan pangan-pangan dengan harga terjangkau dengan kualitas yang tidak seadanya. Namun, mereka berharap kualitas sejumlah produk pangan ditingkatkan.

"Kualitas sih sejauh ini bagus. Berasnya sih yang saya enggak pernah nyesel. Berasnya nih agak lumayan pulen, bagus. Kalau beras yang jelek kan dia dimasak nyusut, ini enggak. Telur juga memang kualitas bagus saya lihat, dibuka itu kuningnya kelihatan mendekati merah. Kalau daging kami lihat dulu," kata Bram.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X