Polisi Masih Cari Pelempar Batu di Tol Desari

Kompas.com - 19/06/2019, 11:37 WIB
Salah satu anak muda yang lempar batu di kawasan Krukut, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat. Dokumen @depok24jamSalah satu anak muda yang lempar batu di kawasan Krukut, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat.

DEPOK, KOMPAS.com - Polsek Limo, Depok, masih mencari pelempar batu di Tol Desari (Depok-Antasari).

"Kami masih terus lakukan pencarian siapa orang yang ada di dalam video yang viral itu," kata Kapolsek Limo, M Iskandar, Rabu (19/6/2019).

Iskandar mengemukakan, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah warga yang tinggal di kawasan Tol Desari.

"Hingga saat ini pelaku belum kami temukan. Kami sudah tanya ke warga sekitar juga terkait ini, namun tidak ada yang mengetahui ciri-ciri seperti anak yang ada di video dengan umur kisaran 15-16 tahun," kata dia.


Baca juga: Kekeringan, Warga Depok Bilang Imbas Proyek Tol Desari

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya kini rutin pagi, siang, dan malam mengontrol Tol Desari.

"Tidak hanya polsek, polres, dan polda pun ikut mengontrol dan memastikan kawasa Tol Desari kondusif," ujar dia.

Video seorang pemuda melempari batu ke mobil-mobil yang melintas di Tol Depok-Antasari (Desari) menjadi viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun @anwar_iskn dan diunggah kembali oleh @depok24jam, tampak laki-laki berbaju putih di pinggir tol tengah melempari batu ke arah mobil-mobil yang melintas di Tol Desari. 

Beberapa saat setelah melempari batu, laku-laki itu lari ke arah Tol Desari.

"Min ada bocah iseng ngelemparin mobil di Tol Desari tepatnya Gandul Krukut, sudah ditegor dia kabur nyebrang ke arah sebrang, kejadian jam 19.00 mohon ditindak lanjuti ke dinas terkait karena membahaya," tulis @anwar_iskn.
Baca juga: Viral, Remaja Lempari Batu ke Mobil yang Melintas di Tol Desari

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi E Pangkas Anggaran Tenda Pengungsi, dari Rp 26 Juta Jadi Rp 16 Juta Per Unit

Komisi E Pangkas Anggaran Tenda Pengungsi, dari Rp 26 Juta Jadi Rp 16 Juta Per Unit

Megapolitan
Cegah PKL Senen Jualan di Bahu Jalan, Satpol PP Berjaga hingga Malam

Cegah PKL Senen Jualan di Bahu Jalan, Satpol PP Berjaga hingga Malam

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Ayah yang Bekap dan Todong Anaknya di Cilincing

Polisi Periksa Kejiwaan Ayah yang Bekap dan Todong Anaknya di Cilincing

Megapolitan
Masuk Jakarta Harus Bayar Tahun 2020, Ini Kisah Jalan Berbayar di Ibu Kota

Masuk Jakarta Harus Bayar Tahun 2020, Ini Kisah Jalan Berbayar di Ibu Kota

Megapolitan
Pengakuan Ayah yang Bekap dan Todong Anak Balitanya, Dapat Bisikan Kakaknya Akan Dibunuh

Pengakuan Ayah yang Bekap dan Todong Anak Balitanya, Dapat Bisikan Kakaknya Akan Dibunuh

Megapolitan
Anggota Ormas Hadiri Sidang Perdana Pablo Benua, Galih Ginanjar, dan Rey Utami

Anggota Ormas Hadiri Sidang Perdana Pablo Benua, Galih Ginanjar, dan Rey Utami

Megapolitan
Motif WNA Ilegal ke Indonesia: Jualan Baju hingga Jadi Pemain Bola

Motif WNA Ilegal ke Indonesia: Jualan Baju hingga Jadi Pemain Bola

Megapolitan
Kisah Pak Tole, Berjaga dan Tidur di Atas Makam Menteng Pulo

Kisah Pak Tole, Berjaga dan Tidur di Atas Makam Menteng Pulo

Megapolitan
Ajukan Anggaran Rp 26 Juta untuk Satu Tenda, Dinsos DKI Dicecar Komisi E

Ajukan Anggaran Rp 26 Juta untuk Satu Tenda, Dinsos DKI Dicecar Komisi E

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Depok, Barbuk 18 Kg Ganja

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Depok, Barbuk 18 Kg Ganja

Megapolitan
Ayah yang Bekap dan Todong Dua Putrinya Sudah Ditinggal Istri 5 Bulan Jadi TKI

Ayah yang Bekap dan Todong Dua Putrinya Sudah Ditinggal Istri 5 Bulan Jadi TKI

Megapolitan
Jadi Dewan Pengawas 7 RSUD Jakarta, Kinerja Anggota TGUPP Achmad Haryadi Diyakini Tak Efektif

Jadi Dewan Pengawas 7 RSUD Jakarta, Kinerja Anggota TGUPP Achmad Haryadi Diyakini Tak Efektif

Megapolitan
Imigrasi Kota Tangerang Tangkap 25 WNA yang Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Kota Tangerang Tangkap 25 WNA yang Langgar Izin Tinggal

Megapolitan
Jadi Anggota TGUPP dan Dewan Pengawas 7 RSUD, Achmad Haryadi Dapat Gaji Dobel

Jadi Anggota TGUPP dan Dewan Pengawas 7 RSUD, Achmad Haryadi Dapat Gaji Dobel

Megapolitan
Pemkot Jakpus Pastikan Pasar Baru Metro Atom Siap Ditempati PKL Senen

Pemkot Jakpus Pastikan Pasar Baru Metro Atom Siap Ditempati PKL Senen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X