Kompas.com - 19/06/2019, 18:34 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok makan bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif dan Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis. TWITTER.COM/TODUNGLUBISMantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok makan bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif dan Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengakui bertemu dengan Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif.

Pertemuan itu, kata Ahok, terjadi mendadak.

"Aku diundang makan sama ahokers Inu Marline. Ternyata di rumahnya juga ada Pak Todung, aku, kan, kenal Pak Todung," kata Ahok kepada Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: Anies Sebut Pergub Ahok Bisa Jadi Celah Pembangunan Reklamasi

Ahok mengaku tak tahu akan ada banyak tamu saat itu, termasuk kedatangan Laode. 

"Aku sampai duluan. Baru beliau (Laode) datang. Aku tadinya juga enggak tahu dan sudah banyak lupa sama orang juga setelah (ditahan) di Mako (Brimob)," ujarnya. 

Kemudian, Ahok diajak bertamu ke rumah Todung keesokan harinya. Namun, ia mengaku pertemuan itu sekadar makan dan berbincang santai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ahok: Kalau Pergub Bisa Terbitkan IMB Reklamasi, Sudah Lama Aku Terbitkan IMB

"Beliau ajak lihat wisma rumah dinasnya karena bagus pemandangannya dan beliau sediakan pempek. Besoknya ke rumah beliau, ngobrol soal makanan, kopi Indonesia, dan pemandangan. Kebetulan saja," ujar Ahok.

Foto yang ramai diperbincangkan di media sosial itu awalnya diunggal Todung.

Dalam akun Twitternya @TodungLubis, pengacara itu meminta agar fotonya tidak dipolitisasi.

"Tolong jangan politisasi. Ini cuma makan empek-empek dan pisang goreng. Kok dari kemaren saya dihujani politisasi yg menyesatkan," tulis Todung. 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X