Kesan Pedagang Ikan Hias Jatinegara Setelah Direlokasi dari Trotoar...

Kompas.com - 20/06/2019, 15:27 WIB
Pedagang ikan hias di Jatinegara, Jakarta Timur, sudah menempati tempat relokasi di Lapangan Jenderal Urip Sumihardjo, Jatinegara, Kamis (20/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPedagang ikan hias di Jatinegara, Jakarta Timur, sudah menempati tempat relokasi di Lapangan Jenderal Urip Sumihardjo, Jatinegara, Kamis (20/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Relokasi pedagang ikan hias Jatinegara ke Lapangan Urip Sumihardjo disambut baik para pedagang yang dulunya terpaksa berjualan di trotoar.

Sejumlah pedagang yang ditemui Kompas.com pada Kamis (20/6/2019) mengatakan, mereka kini bisa berdagang dengan aman dan nyaman tanpa perlu khawatir adanya razia.

"Lebih enak, nyaman, lebih aman, parkiran juga lebih bebas, jadi orang yang beli lebih aman juga. Kalau di pinggiran sana, kan, kadang ada Dishub, yang belanja juga takut. Belum lagi Satpol PP," kata Rudi, salah seorang pedagang.

Baca juga: Pedagang Ikan Hias Jatinegara yang Dagang di Trotoar Direlokasi ke Tempat Baru


Rudi menuturkan, dirinya kini lebih tenang lantaran ada jaminan bahwa para pedagang tidak akan ditertibkan.

Sebab, dahulu para pedagang yang berjualan di trotoar harus kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP.

Kesan serupa juga disampaikan Yusuf, pedagang lainnya.

Baca juga: Indonesia Ingin Jadi Eksportir Ikan Hias Nomor Satu di Dunia

Menurut Yusuf, lokasi berdagang barunya lebih luas, sehingga ia tak sungkan mengeluarkan uang sewa lebih banyak.

"Beda sedikit, cuma kalau di sana sempit, enak di sini, lega, pokoknya beda saja, karena kalau di sana sempit ada pedagang kelinci sama ayam juga," ujar Yusuf.

Bendahara Komunitas Pedagang Ikan Hias Jatinegara Andi mengatakan, mayoritas pedagang senang karena lokasi baru dekat dengan tempat mereka berdagang sebelumnya.

Baca juga: Rencana Pembangunan Sentra Ikan Hias Raden Inten Disebut Sudah Ada sejak Zaman Sutiyoso

Ia menyebut, para pedagang menolak wacana relokasi ke Sentra Ikan Hias di Duren Sawit karena jaraknya yang jauh dan lokasi tidak strategis.

"Ya lebih sreg di sini karena fasilitasnya satu jalur, kalau kita di Duren Sawit dari nol lagi, kalau di sini kita, kan, satu jalur," kata Andi.

Sebelumnya, para pedagang ikan hias yang tadinya berjualan di trotoar Jalan Matraman Raya, Jatinegara, kini sudah direlokasi ke Lapangan Jenderal Urip Sumihardjo yang terletak tak jauh dari lokasi lama.

Camat Jatinegara Asril Rizal menyatakan, relokasi para pedagang ikan hias merupakan bagian dari penataan kawasan Jatinegara supaya lebih tertib dan tertata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Kampung Warna-warni Penas Tanggul, Kawasan Tanpa Rokok yang Jauh dari Kesan Kumuh

Melihat Kampung Warna-warni Penas Tanggul, Kawasan Tanpa Rokok yang Jauh dari Kesan Kumuh

Megapolitan
Polisi Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Bandung

Polisi Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Bandung

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Daya Pikat Djeni | Penganiayaan Bocah YM oleh Pengasuh | Nenek Buta Huruf Ditipu, Rumah Terjual

[POPULER JABODETABEK] Daya Pikat Djeni | Penganiayaan Bocah YM oleh Pengasuh | Nenek Buta Huruf Ditipu, Rumah Terjual

Megapolitan
Kisah Kampung Apung yang Dahulu Rimbun Penuh Pohon, Kebun, dan Empang...

Kisah Kampung Apung yang Dahulu Rimbun Penuh Pohon, Kebun, dan Empang...

Megapolitan
Pengakuan Mahasiswa, Ditawari Uang hingga Diancam Agar Tak Gelar Aksi...

Pengakuan Mahasiswa, Ditawari Uang hingga Diancam Agar Tak Gelar Aksi...

Megapolitan
Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Megapolitan
Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Megapolitan
Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Megapolitan
Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Megapolitan
Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Megapolitan
Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X