Upaya Gubernur Anies Jual Saham Bir Belum Direspons DPRD

Kompas.com - 20/06/2019, 20:29 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Riyadi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIPelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Riyadi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual saham perusahaan bir PT Delta Djakarta belum juga direspons DPRD DKI. DPRD tak kunjung membahas rencana itu.

"Berkirim surat ke dewan dulu kan sudah dua kali, surat dari 2018 dan Januari 2019 itu belum ada balasan," kata Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta Riyadi kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).

Dalam dua surat itu, Anies meminta persetujuan dewan untuk menjual saham Delta. Persetujuan DPRD dibutuhkan dalam hal penjualan aset.

Baca juga: DKI Terima Keuntungan Rp 100 Miliar dari Perusahaan Bir

Soal penolakan DPRD menindaklanjuti permintaan ini, Riyadi mengatakan bakal terus berkomunikasi dengan DPRD.

"Saya belum tahu arahnya gimana. Kami lagi komunikasi informal dengan dewan untuk minta dibahas," ujar Riyadi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan Rp 100 miliar lebih dari hasil keuntungan atau dividen perusahaan produsen bir, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keuntungan DKI ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Delta yang memutuskan pembagian deviden tunai Rp 478 per lembar saham.

Dengan demikian Pemprov DKI Jakarta yang saat ini memiliki 210.200.700 lembar saham totalnya akan menerima deviden sebesar Rp 100.475.934.600.

Tahun lalu, RPUS PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) memutuskan membagikan dividen dengan jumlah Rp 382,7 miliar. Jumlah dividen itu lebih tinggi dari perolehan laba bersih perseroan di 2018 sebesar Rp 338,07 miliar.

Baca juga: Anies Sebut Penjualan Saham Perusahaan Bir Belum Ada Kemajuan

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana melepas saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk. Pelepasan saham di perusahaan bir itu merupakan janji dia dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

PT Delta Djakarta merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional. Pemprov DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970. 

Rata-rata, PT Delta menyumbang keuntungan Rp 38 miliar setiap tahun. Pemprov DKI baru saja menggabungkan kepemilikan saham atas nama Pemprov DKI dan Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta (BP IPM Jaya) sebesar 26,25 persen. 

Penggabungan saham itu menjadi salah satu proses untuk menjual saham Delta Djakarta.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPDB Jakarta 2021, Banyak Pendaftar Keluhkan Data Tak Sinkron ke Posko di Jakbar

PPDB Jakarta 2021, Banyak Pendaftar Keluhkan Data Tak Sinkron ke Posko di Jakbar

Megapolitan
Simak Panduan Isolasi Mandiri Bagi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Sini

Simak Panduan Isolasi Mandiri Bagi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Sini

Megapolitan
Ada Penataan Kawasan, Jalan Manggarai Utara 1 Depan Lobi Stasiun Manggarai Ditutup Permanen

Ada Penataan Kawasan, Jalan Manggarai Utara 1 Depan Lobi Stasiun Manggarai Ditutup Permanen

Megapolitan
Rizieq: Sebenarnya Saya Enggan Ladeni JPU, Buang Waktu dan Ganggu Dakwah di Rutan Mabes Polri

Rizieq: Sebenarnya Saya Enggan Ladeni JPU, Buang Waktu dan Ganggu Dakwah di Rutan Mabes Polri

Megapolitan
Polisi Gadungan yang Ditangkap di Jalan Tol Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi Gadungan yang Ditangkap di Jalan Tol Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Sesak Napas Ditolak Puskesmas di Pondok Aren karena RS Rujukan Penuh

Pasien Covid-19 yang Sesak Napas Ditolak Puskesmas di Pondok Aren karena RS Rujukan Penuh

Megapolitan
Rizieq Shihab Nilai Replik Jaksa Berisi Curhat Penuh Emosi dan Tidak Berkualitas

Rizieq Shihab Nilai Replik Jaksa Berisi Curhat Penuh Emosi dan Tidak Berkualitas

Megapolitan
Situs PPDB Gangguan, Orangtua Siswa Daftar Langsung di SDN Tangerang 06

Situs PPDB Gangguan, Orangtua Siswa Daftar Langsung di SDN Tangerang 06

Megapolitan
Pernah Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, Rizieq Shihab: Jangan Diambil Hati, apalagi Jadi Dendam

Pernah Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, Rizieq Shihab: Jangan Diambil Hati, apalagi Jadi Dendam

Megapolitan
Dorong Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Kelurahan Ancol Bagi-bagi Sayur dan Sembako

Dorong Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Kelurahan Ancol Bagi-bagi Sayur dan Sembako

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Rizieq Shihab Nasihati Jaksa

Sampaikan Duplik, Rizieq Shihab Nasihati Jaksa

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi Dibuka, SDN Tangerang 06 Mulai Ramai Pendaftar Luring

PPDB SD Jalur Zonasi Dibuka, SDN Tangerang 06 Mulai Ramai Pendaftar Luring

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kembali Bertambah Jadi 5.730 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kembali Bertambah Jadi 5.730 Orang

Megapolitan
Gagal Hipnotis Korban, Dua Pencuri Motor Jadi Bulan-bulanan Warga

Gagal Hipnotis Korban, Dua Pencuri Motor Jadi Bulan-bulanan Warga

Megapolitan
Karpet Merah untuk Road Bike dan Keinginan Polri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Karpet Merah untuk Road Bike dan Keinginan Polri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X