Kompas.com - 21/06/2019, 14:34 WIB
Seorang tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019 di Cideng, Jakarta Pusat, berinisial AC melangsungkan pernikahan dengan seorang perempuan berinisial MA di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (21/6/2019). Dokumentasi Polda Metro JayaSeorang tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019 di Cideng, Jakarta Pusat, berinisial AC melangsungkan pernikahan dengan seorang perempuan berinisial MA di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (21/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang tersangka kasus kerusuhan 22 Mei 2019 di Cideng, Jakarta Pusat berinisial AC melangsungkan pernikahan dengan seorang perempuan berinisial MA di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya pada Jumat (21/6/2019).

"Ia benar, kami memberikan fasilitas kepada tersangka yang mau menikah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Jumat.

Pernikahan tersebut dihadiri keluarga kedua mempelai.

Argo mengatakan, pernikahan itu digelar pukul 09.00 WIB dengan dihadiri perwakilan KUA Tamansari, Jakarta Barat dan disaksikan penyidik dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Baca juga: Polisi Limpahkan 70 Berkas Kasus Kerusuhan 22 Mei ke Kejati DKI

"Keluarga tersangka dan penyidik sudah berkoordinasi dengan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) untuk pelaksanaannya," kata Argo.

"Pernikahan dihadiri kedua mempelai, Bapak Widodo dari KUA Taman Sari, Jakarta Barat, saksi Bapak Asep Setiana dan Bapak Dedy Hariadi dan Penyidik dari Ditresnarkoba Iptu Alamsyah dan Brigadir Caisar," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Argo mengungkapkan, setelah melangsungkan pernikahan, AC diberi kesempatan terlebih dahulu untuk berbincang-bincang dengan keluarganya sebelum dibawa kembali ke rutan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
UPDATE 23 September: Tambah 23 Kasus Covid-19 di Tangsel, 22 Orang Sembuh

UPDATE 23 September: Tambah 23 Kasus Covid-19 di Tangsel, 22 Orang Sembuh

Megapolitan
Jenazah Lansia Ditemukan di Rumahnya di Bekasi, Diduga Sudah Sepekan Meninggal

Jenazah Lansia Ditemukan di Rumahnya di Bekasi, Diduga Sudah Sepekan Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.