Perayaan Ultah DKI di HI Hasilkan 73 Ton Sampah

Kompas.com - 23/06/2019, 12:33 WIB
Warga memadati area depan panggung Jakarta Night Festival, acara puncak perayaan hari ulang tahun ke-492 Jakarta, Sabtu (22/6/2019) di Bundaran HI. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanWarga memadati area depan panggung Jakarta Night Festival, acara puncak perayaan hari ulang tahun ke-492 Jakarta, Sabtu (22/6/2019) di Bundaran HI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Puncak perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta yang diselenggarakan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Sabtu (22/6/2019) malam, menghasilkan 73 ton sampah.

"Hasil sampah pascaacara HUT kota Jakarta ke-492 sejumlah 200 meter kubik atau 73 ton," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Andono Warih lewat pesan singkat, Minggu (23/6/2019).

Baca juga: Pidato di Perayaan HUT DKI, Anies Sebut Setiap Kebijakannya Prioritaskan Keadilan

Andono mengatakan, sampah paling banyak berupa sisa pembungkus makanan. Sampah-sampah itu sudah diangkut dini hari dan dibawa ke TPST Bantargebang.

"Banyak sampah anorganik kemasan, plastik, kertas, dan sisa makanan," ujar Andono.

Acara puncak perayaan hari ulang tahun ke-492 Jakarta bertajuk Jakarta Night Festival dibuka di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019) pukul 17.00 WIB.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara serempak. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Suminto, anggota Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: HUT DKI, Anies Sebut Kesetaraan Masih Jadi PR di Jakarta

Selepas menyanyikan lagu "Indonesia Raya", acara dilanjutkan dengan penampilan organ tunggal, masih dari unsur Pemprov DKI Jakarta.

Sebuah penampilan yang nyaris selalu ada dalam hajatan-hajatan Betawi.

Tampak sejumlah mobil tentara dan polisi telah disiagakan di lokasi, termasuk mobil ambulans. Ada juga mobil toilet berjalan yang disiagakan buat para pengunjung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Megapolitan
Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Megapolitan
Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Megapolitan
Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Megapolitan
Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Megapolitan
Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Megapolitan
Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X