Pemilik Pabrik Sabu Rumahan Pasang CCTV Canggih

Kompas.com - 24/06/2019, 20:30 WIB
Sejumlah sabu yang ditemukan di ruangan tempat pembuatan sabu rumahan di Jakarta Barat. KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMSejumlah sabu yang ditemukan di ruangan tempat pembuatan sabu rumahan di Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka pemilik pabrik sabu rumahan di Perumahan Citra 2, Kalideres, Jakarta Barat pasang CCTV untuk memantau jika ada petugas yang datang ke rumahnya.

"Jadi, CCTV itu untuk melihat apabila ada petugas datang, CCTV ini juga bukan hanya merekam secara visual tapi juga audio," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz kepada wartawan pada Senin (24/06/2019).

Pantauan Kompas.com di rumah tersangka Mangendar Wanto (42), ada satu ruangan di lantai 3 rumahnya, yang dijadikan pabrik pembuatan sabu tersebut.

Baca juga: Produksi Sabu Rumahan, MG Menjualnya Rp 700.000 Per Gram

Di dalam ruangan yang berukuran 3x3 meter tersebut, terdapat alat-alat dan bahan-bahan pembuat sabu. Ada sabu yang sudah jadi, dan juga yang masih berbentuk cairan.

Di dalamnya, juga terdapat satu buah layar televisi berukuran 30 inch yang digunakan untuk memantau gambar dan suara dari CCTV yang dia pasang di depan rumahnya.

Di luar ruangan tersebut, ada sebuah lemari pendingin yang digunakan untuk mendinginkan sabu.

Baca juga: Tersangka Pembuat Sabu Rumahan Beli Bahan dari Situs Online

Ada pula, pipa paralon untuk tempat pembuangan uap hasil ekstrasi sabu. Oleh karenanya, warga sekitar tidak curiga karena uap langsung dibuang ke atas.

"Pembuangannya itu ke atas, apalagi itu di lantai 3, sangat tertutup, tersangka juga orang yang tertutup," kata erick.

Diberitakan sebelumnya, Mangendar ditangkap karena kedapatan memiliki pabrik sabu di rumahnya. Ada 1 kg sabu lebih yang diamankan oleh polisi.


Baca juga: Polisi Gerebek Pabrik Sabu di Sebuah Rumah di Kalideres

Dia menjalankan bisnis ini sudah satu tahun. Per dua hari, tersangka menghasilkan 300-500 gram sabu.

Sedangkan, dia menjual sabunya senilai Rp 700.000 per gram.

Atas perbuatannya, Mangendar bisa dikenai pasal 113, 114, dan 112 undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotik, yaitu mengedarkan dan memiliki.

Ancaman hukiman mulai dari hukuman mati, seumur hidup, dan minimal 6 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

Megapolitan
Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

Megapolitan
Angkot 'Ngetem' di Bawah JPO Halte Busway, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Macet

Angkot 'Ngetem' di Bawah JPO Halte Busway, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Macet

Megapolitan
Warga Sekitar Setu Sawangan Manfaatkan Paku Air sebagai Pupuk

Warga Sekitar Setu Sawangan Manfaatkan Paku Air sebagai Pupuk

Megapolitan
Damkar Turun Tangan Bantu Ambilkan Ponsel Pengemudi Ojol yang Tercebur ke Selokan

Damkar Turun Tangan Bantu Ambilkan Ponsel Pengemudi Ojol yang Tercebur ke Selokan

Megapolitan
DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

DKI Jakarta Olah Air Laut Jadi Air Bersih di Pulau Payung

Megapolitan
12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

12 Anggota Satpol PP yang Bobol ATM Terancam Dipecat

Megapolitan
Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Panik Ada Razia Polisi, Pengendara Putar Balik dan Lawan Arus di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Megapolitan
 52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

52 Usulan Raperda DKI Jakarta Dibahas, Mulai dari Penataan Kawasan BKT hingga Jalan Berbayar

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Anggarkan Rp 100 M Bangun Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Dinas Pendidikan Sulit Bujuk Warga yang Terdampak Penggusuran untuk Daftar Sekolah

Megapolitan
Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Puslabfor Polri Periksa Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar

Megapolitan
Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Beredar Kabar Putaran Poltangan dan Universitas Pancasila Ditutup, Dishub Pastikan Hoaks

Megapolitan
Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Ade Armando Dicecar 16 Pertanyaan Terkait Kasus Meme Joker Anies Baswedan

Megapolitan
Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

Pengemudi Ojek hingga Tukang Pijat, 9 Orang Ini Buktikan Siapa Saja Bisa Berbuat Baik

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X