Modus Ajak Jalan-jalan, Penjual Es Rampas HP 2 Bocah di Depok

Kompas.com - 24/06/2019, 21:09 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com- Bagas (21), penjual es ditangkap polisi lantaran merampas ponsel atau handphone (HP) milik dua bocah berinisial NA dan LA di Jatijajar, Tapos, Depok, Kamis (20/6/2019).

Kepala Urusuan Humas Polresta Depok, Ipda Made Budi mengatakan, Bagas merampas ponsel dua bocah itu dengan modus mengajak korban jalan-jalan.

"Modusnya, korban ini dibawa jalan-jalan dengan sepeda motor dengan alasan diajak ambil es batu, pelaku ini kan penjual es thai tea di dekat rumah korban," ucap Made di Polresta Depok, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Dua Jambret Nekat Pepet Pengendara Wanita, Akan Rebut Gelang Emas


Setelah mendapakan ponsel tersebut, pelaku lantas meninggalkan dua bocah itu di tengah jalan di tempat yang berbeda-beda hingga keduanya sempat tersasar dan menghilang.

“Jadi setelah ponsel itu sudah dipegangnya, korban diturunkan satu persatu di tempat yang berbeda. Setelah itu pelaku ini kabur,” kata Made.

Ia mengatakan, Bagas (pelaku) ditangkap saat melarikan diri ke rumah kerabatnya yang berada di Cilacap.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit telepon genggam milik korban, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk membonceng korban.

Baca juga: Pengemudi Grab Jambret Ponsel Anak di Cengkareng untuk Bayar Utang

Kepada Polisi, Bagas mengakui perbuatannya yang nekat itu dilakukan lantaranya dirinya butuh biaya untuk berangkat ke Yogyakarta.

“Saya ada panggilan kerja di Yogya dan saya butuh uang. Makanya saya incar ponselnya. Ponselnya saya jual seharga Rp 200.000,” kata Bagas.

Oleh karena perbuatannya, Bagas dijerat pasal 372 dan 378 KUHP terkait penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X