Anies Minta Orangtua Tak Antre Pendaftaran PPDB Sejak Subuh

Kompas.com - 24/06/2019, 21:56 WIB
Para orangtua calon murid duduk di lantai SMAN 68, Jakarta Pusat, menunggu pendaftaran PPDB, Senin (24/6/2019)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Para orangtua calon murid duduk di lantai SMAN 68, Jakarta Pusat, menunggu pendaftaran PPDB, Senin (24/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau orangtua tidak mengantre pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 sejak subuh.

Sebab, pendaftaran PPDB baru dimulai pukul 08.00. 

"Kami anjurkan kepada para orangtua bahwa jam pelayanan PPDB itu mulainya jam 08.00. Jadi, disarankan untuk tidak perlu menunggu dari subuh," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Banyak Keluhan soal PPDB Sistem Zonasi, Ini Pembelaan Mendikbud


Anies menyampaikan, verifikasi PPDB 2019 tidak akan bermasalah. Karena itu juga, orangtua tidak perlu datang pagi sekali.

"Verifikasinya bisa dilakukan secara efisien. Insya Allah tidak ada masalah," katanya. 

PPDB 2019 jalur zonasi dengan sistem daring (online) untuk jenjang SMA di Provinsi DKI Jakarta dimulai Senin ini pukul 08.00 sampai Rabu (26/6/2019) pukul 14.00. 

Baca juga: PPDB DKI Gabungkan Zonasi dan Nilai UN, Begini Kata Orangtua Siswa

PPDB sistem zonasi ini mensyaratkan domisili calon siswa ke sekolah yang akan dipilih dan mempertimbangkan nilai UN jenjang SMP calon siswa agar bisa diterima di sekolah dituju.

Pada hari pertama pendaftaran, jumlah pendaftar terlihat padat di SMAN 68 Jakarta di Salemba, Jakarta Pusat.

Ada orangtua murid yang mendatangi sekolah itu pada pukul 04.30 karena mengira nomor antrean harus diambil secepatnya agar bisa mendaftar.

Baca juga: PPDB Jalur Zonasi SMA Jakarta Diwarnai Keluhan soal Waktu Pelayanan

Antrean di SMAN 68 baru dibuka pukul 06.00. 

Pendaftar PPDB di SMAN 78 Jakarta juga membeludak. Hingga pukul 10.00, pendaftar sudah mencapai angka 400.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Megapolitan
Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Megapolitan
BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

Megapolitan
Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Megapolitan
Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Megapolitan
Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Megapolitan
Sejumlah Tiang Listrik di Tangerang Selatan Patah, Kabel Ultilitas Berserakan

Sejumlah Tiang Listrik di Tangerang Selatan Patah, Kabel Ultilitas Berserakan

Megapolitan
Paman yang Gendong Jenazah Keponakan Tak Salahkan Puskesmas Cikokol

Paman yang Gendong Jenazah Keponakan Tak Salahkan Puskesmas Cikokol

Megapolitan
Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Megapolitan
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai, Begini Cerita Lengkapnya

Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai, Begini Cerita Lengkapnya

Megapolitan
Senjata yang Dipakai Perampok Toko Emas di Magetan Ternyata Pistol Mainan

Senjata yang Dipakai Perampok Toko Emas di Magetan Ternyata Pistol Mainan

Megapolitan
Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024 Akan Rapat Digelar Dalam Paripurna Istimewa

Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024 Akan Rapat Digelar Dalam Paripurna Istimewa

Megapolitan
Wacana Bekasi Gabung Jakarta, antara Kecemburuan Sosial, Tergiur APBD, Kesamaan Sejarah dan Kultur

Wacana Bekasi Gabung Jakarta, antara Kecemburuan Sosial, Tergiur APBD, Kesamaan Sejarah dan Kultur

Megapolitan
Jaksel Uji Coba Jalur Khusus Kendaraan Umum di Stasiun MRT Lebak Bulus

Jaksel Uji Coba Jalur Khusus Kendaraan Umum di Stasiun MRT Lebak Bulus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X