Bantu Warga Daftar PPDB, Pemkot Jaktim Buka Posko Pelayanan

Kompas.com - 25/06/2019, 17:06 WIB
Suasana posko pelayanan PPDB Online Jakarta Timur di SMKN 26, Selasa (25/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana posko pelayanan PPDB Online Jakarta Timur di SMKN 26, Selasa (25/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur membuka posko pelayanan untuk kasus-kasus terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2019 di SMKN 26, Jalan Balai Pustaka Timur, Rawamangun.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur Muhammad Roji mengatakan, posko itu dibangun untuk mememberi solusi atas kebingungan warga yang mengikuti proses PPDB.

"Kan tidak semua sekolah mammpu memberikan solusi terbaik sehingga banyak juga sekolah yang melempar ke posko Jakarta Timur dan provinsi," kata Roji, Selasa (25/6/2019).

Dari pantauan Kompas.com, ada beberapa meja pelayanan yang disusun berdasarkan jenis masalah yang dialami, yakni jenjang SD, jenjang SMP, jenjang SMK, dan pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.

Baca juga: Warga Keluhkan Kendala Administrasi Saat PPDB Online

Roji mengemukakan, salah satu masalah yang sering dikeluhkan warga adalah pengurusan dokumen seperti kartu keluarga (KK) ataupun nomor induk kependudukan.

Meja pelayanan untuk masing-masing jenjang pendidikan ditujukan bagi warga yang masih bingung dengan sistem zonasi ataupun mekanisme PPDB lainnya.

"Konsultasi dalam artian kalau dia mau nanya-nanya grade sekolah, ini SMA 71 sama SMA 61 grade-nya bagusan mana, terus zonasinya masuk ke mana," ujar Roji.

Posko tersebut dibuka sejak 10 Juni hingga 14 Juli 2019 mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X