Ini 2 Alasan Pengembang Bangun Rumah Mewah di Atas Thamrin City

Kompas.com - 26/06/2019, 19:08 WIB
Komplek perumahan di atas mal dan apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaKomplek perumahan di atas mal dan apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang PT Agung Podomoro Land memiliki dua alasan membangun kompleks perumahan mewah bernama Cosmo Park di atas pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat.

Assistant Vice President Marketing PT Agung Podomoro Land Zaldy Wihardja mengatakan, Cosmo Park dibangun untuk menyediakan kebutuhan warga yang ingin mempunyai rumah di pusat kota dengan harga miring.

"Bisa langsung masukin mobil ke garasi dua mobil, terus mereka bisa berkebun, mereka bisa berjemur. Jadi kayak rumah, untuk mereka yang mengidamkan rumah, tetapi, kan, harganya miring banget," kata Zaldy kepada Kompas.com, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Lahan Perumahan Mewah di Atas Thamrin City Dulunya untuk Bengkel

Zaldy menuturkan, harga sebidang tanah di pusat kota umumnya bisa mencapai ratusan juta rupiah per meter persegi.

Namun, harga itu bisa ditekan lantaran rumah-rumah di Cosmo Park dibangun di atas pusat perbelanjaan.

Alasan berikutnya, kata Zaldy, banyak pemilik yang menginginkan apartemen lebih luas.

Baca juga: Rumah Mewah di Atas Thamrin City Disewakan Rp 25 Juta Per Bulan

Menurut Zaldy, saat itu belum ada apartemen kelas menengah-atas yang seluas apartemen-apartemen kelas mewah.

"Yang menengah ke atas sedikit itu biasanya luasnya dari 30 meter persegi sampai 100 meter persegi mentok. Nah itu area itu sempit kalau menurut orang yang anaknya tiga, makanya kami buat untuk mereka yang pengin area lebih luas kayak rumah," ujarnya. 

Kendati berbentuk seperti rumah tapak, Zaldy menyebut rumah-rumah di Cosmo Park statusnya tak berbeda dengan apartemen pada umumnya.

Baca juga: Viral Perumahan di Atas Thamrin City, Apa Saja Fasilitasnya?

"Sama kayak apartemen sertifikatnya, hak milik strata title. Jadi bukan rumah di atas tanah, ini mirip apartemen. Hak milik, tetapi strata title karena dia berdiri di bangunan bersama," kata Zaldy.

Keberadaan Cosmo Park yang terletak di atas pusat perbelanjaan Thamrin City menjadi bahan perbincangan warganet sejak Selasa (25/6/2019) setelah fotonya tersebar di media sosial Twitter.

Foto tersebut diunggah oleh akun @shahrirbahar1 dengan keterangan "Good morning Jakarta. Macam mana lah diorang terfikir nak develop taman perumahan atas bangunan?".



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Megapolitan
Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X