Pelaksana Proyek Galian Kabel yang Bikin Jalan Bergelombang Akan Dicabut Izin Operasinya

Kompas.com - 29/06/2019, 09:51 WIB
Jalan bergelombang di depan Puri Casablanca, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019) KOMPAS.com / Walda MarisonJalan bergelombang di depan Puri Casablanca, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah memberi teguran kepada pelaksana proyek galian kabel PLN yang menimbulkan Jalan Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, bergelombang.

"Sudah dikasih peringatan. Kasih peringatan kalau mengerjakan harus sesuai prosedur," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho, Sabtu (29/6/2019).

Hari mengatakan, jalan tersebut jadi bergelombang lantaran saat mencari jalur kabel, para pekerja tampaknya terhalang pipa yang ada di dalam tanah.

Baca juga: Hati-hati, Jalan Depan Mall Casablanca Bergelombang!


"Mungkin di dalam jaringan di dalamnya itu ketemu pipa gas atau pipa PAM itu jadinya nyari jalan yang agak ke atas, makanya mendorong lapisan atas," kata dia.

Perbaikan jalan itu sudah dilakukan sejak 20 Juni dan semua biaya perbaikan ditanggung pihak yang menggarap proyek tersebut.

Jika ke depan para pelaksana proyek galian kabel melakukan kesalahan yang sama, pihaknya tidak segan mencabut izin pengerjaan.

"Tentunya kan kami akan berikan peringatan SP1, SP2, SP3. Begitu ini kita langsung cabut izinya. Jadi ada tahapannya," ujar dia.

Jalan bergelombang sempat muncul di Jalan Casablanca yang mengarah ke Tanah Abang, tepatnya di depan Apartemen Puri Casablanca, atau disamping flyover yang mengarah ke Tanah Abang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Megapolitan
Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Megapolitan
Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Megapolitan
Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Megapolitan
Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X