Jakarnaval 2019, Anies Naik Reog DKI Jakarta

Kompas.com - 30/06/2019, 16:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan naik Reog DKI Jakarta dalam kegiatan Jakarnaval 2019 di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (30/6/2019) sore. KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan naik Reog DKI Jakarta dalam kegiatan Jakarnaval 2019 di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (30/6/2019) sore.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan naik reog saat menghadiri Jakarnaval 2019, Minggu (30/6/2019) sore.

Anies mulanya melepas rangkaian parade Jakarnaval 2019 di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, dengan mengibarkan bendera Jakarnaval 2019.

Marching band dan para pegawai dari berbagai badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta kemudian berjalan mengikuti parade itu.

Baca juga: Korea Selatan dan Maroko Bakal Ikut Parade Jakarnaval 2019

Setelah itu, giliran Reog DKI Jakarta menunjukkan aksinya. Anies turun dari tenda para pejabat dan menghampiri rombongan reog itu.

Anies kemudian diangkat untuk naik ke atas reog. Reog itu berputar-putar, Anies melambaikan tangannya ke arah warga.

Setelah itu, Anies berfoto bersama rombongan reog itu.

Baca juga: Ada Jakarnaval, Ini Ruas Jalan yang Ditutup dan Rekayasa Lalin pada Minggu Sore

Dalam sambutannya, Anies menyebut warga Jakarta akan lebih sering melihat karnaval.

"Semoga karnaval ini menjadi karnaval yang menyenangkan dan insya Allah warga Jakarta akan bisa lebih sering merasakan karnaval seperti ini," kata Anies.

Jakarnaval 2019 merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-492 Kota Jakarta. Jakarnaval 2019 menampilkan parade budaya dan parade mobil hias.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Megapolitan
Keluarganya Positif Covid-19, Dua Anak di Sawah Besar Isolasi Mandiri

Keluarganya Positif Covid-19, Dua Anak di Sawah Besar Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ramayana Depok Buka Kemungkinan Rekrut Kembali Karyawan yang Kena PHK di Tengah Pandemi Corona

Ramayana Depok Buka Kemungkinan Rekrut Kembali Karyawan yang Kena PHK di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Sudinhub Jakbar Kurangi Petugas di Lapangan

Cegah Penyebaran Virus Corona, Sudinhub Jakbar Kurangi Petugas di Lapangan

Megapolitan
Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

Megapolitan
Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

Megapolitan
Andalkan Kebijakan yang Telah Berjalan, Bekasi Belum Ajukan PSBB

Andalkan Kebijakan yang Telah Berjalan, Bekasi Belum Ajukan PSBB

Megapolitan
Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Dituduh Curi Dompet dan HP, Seorang Transgender Tewas Dibakar di Cilincing

Dituduh Curi Dompet dan HP, Seorang Transgender Tewas Dibakar di Cilincing

Megapolitan
Wali Kota: 38 Jenazah di Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Pemulasaraan Jasad Pasien Covid-19

Wali Kota: 38 Jenazah di Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Pemulasaraan Jasad Pasien Covid-19

Megapolitan
Riza Patria Diminta Tambal Hubungan Balai Kota-Istana yang 'Kurang Akur'

Riza Patria Diminta Tambal Hubungan Balai Kota-Istana yang "Kurang Akur"

Megapolitan
Tak Sampai 3 Tahun Jabat Wagub DKI, Riza Patria Diragukan Mampu Berbuat Banyak

Tak Sampai 3 Tahun Jabat Wagub DKI, Riza Patria Diragukan Mampu Berbuat Banyak

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 120 Pegawai di Ramayana Depok Kena PHK

Dampak Covid-19, Sebanyak 120 Pegawai di Ramayana Depok Kena PHK

Megapolitan
[UPDATE]: Depok Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 dan 3 Suspect Wafat

[UPDATE]: Depok Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 dan 3 Suspect Wafat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X