Polisi Buru Pelaku Pencurian Gunakan Senjata Tajam di Tangerang

Kompas.com - 01/07/2019, 16:40 WIB
Perampokan.Thinkstock Perampokan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melakukan pengejaran terhadap tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan menggunakan senjata tajam di sebuah toko milik BR (24) di Kota Tangerang, Jumat (28/6/2019).


"Peristiwa pencurian itu terjadi di toko Alva Store, Kota Tangerang. Para pelakunya masih diburu polisi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (1/7/2019).

Argo menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut berawal saat dua orang laki-laki mendatangi toko korban. Mereka berpura-pura bertanya tentang keadaan toko kepada korban.

"Mereka menghampiri korban untuk menanyakan keadaan toko, sementara satu pelaku berjenis kelamin perempuan menunggu di motor. Tiba-tiba salah satu pelaku itu merampas telepon genggam yang sedang dipegang korban," ujar Argo.


Baca juga: Ojek Online Jadi Korban Pencurian dengan Hipnotis di Depok

Korban tak sempat melawan karena kedua pelaku menodongkan senjata tajam berupa golok.

"Pelaku juga mengunci leher korban dengan tangan sehingga korban tidak dapat melawan," kata Argo.

Selain mencuri telepon genggam, ketiga terduga pelaku juga merampas uang tunai senilai Rp 1.500.000 milik korban.

Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh tim dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Meto Jaya. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Wacana Provinsi Bogor Raya, Pengamat: Bekasi Lebih Untung Gabung DKI Jakarta

Wacana Provinsi Bogor Raya, Pengamat: Bekasi Lebih Untung Gabung DKI Jakarta

Megapolitan
Status Tanah Tak Jelas, Korban Gusuran di Bekasi Tuntut Status Quo

Status Tanah Tak Jelas, Korban Gusuran di Bekasi Tuntut Status Quo

Megapolitan
Kapolres Jakpus Tidak Larang Pengemudi Taksi Online Berunjuk Rasa di Balai Kota asal...

Kapolres Jakpus Tidak Larang Pengemudi Taksi Online Berunjuk Rasa di Balai Kota asal...

Megapolitan
Beda Pendapat Warga soal Wacana Bekasi Gabung DKI Jakarta

Beda Pendapat Warga soal Wacana Bekasi Gabung DKI Jakarta

Megapolitan
Bestari Beri Pantun untuk Anies Saat Rapat Paripurna APBD-P 2019

Bestari Beri Pantun untuk Anies Saat Rapat Paripurna APBD-P 2019

Megapolitan
Penggabungan Bekasi ke Jakarta Dinilai Memenuhi Aturan

Penggabungan Bekasi ke Jakarta Dinilai Memenuhi Aturan

Megapolitan
Warga Tebet Bersyukur Reklamasi Bantaran Kali Ciliwung Berkurang

Warga Tebet Bersyukur Reklamasi Bantaran Kali Ciliwung Berkurang

Megapolitan
Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Megapolitan
Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Megapolitan
Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Megapolitan
MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

Megapolitan
Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Megapolitan
Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Megapolitan
25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X