Gara-gara Rem Blong, Sebuah Truk Terperosok ke Empang

Kompas.com - 02/07/2019, 14:25 WIB
Sebuah truk terperosok di jalan Aselih, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2109) Dok- Damkar Jakarta SelatanSebuah truk terperosok di jalan Aselih, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2109)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah truk terperosok ke dalam empang karena mengalami rem blong dan mundur mendadak saat berhenti di tanjakan Jalan Aselih, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kejadian berawal ketika mobil truk Mitsubishi bernomor polisi G 1463TU yang dikemudikan Asep Marfu pada Selasa (2/7/2019) sekitar pukul 10.00 pagi, akan melakukan bongkar muat di jalan tersebut.

Ketika berada di tengah-tengah jembatan, sebuah motor melaju dari arah berlawan dan berhadapan dengan truk karena sedang menyalip kendaraan lain.

Baca juga: Kecelakaan Rem Blong di Jalur Sarangan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

"Truk berpapasan dengan motor, lalu truk terhenti dan remnya tidak bekerja sehingga truk kehilangan kendali dan mundur masuk ke dalam empang," ujar Kepala Regu Grup B Unit Rescue Kantor Sektor Jagakarsa, Yuli, saat dikonfirmasi, Selasa (2/7/2019).

Butuh waktu sekitar satu jam bagi petugas Damkar untuk mengevakuasi truk tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sang pengemudi sempat diperiksa guna dimintai keterangan.

"Proses evakuasi dimulai pukul 10.39, selesai pukul 11.45," kata Yuli.

Baca juga: Rem Blong, Minibus Angkut 18 Penumpang Terguling ke Lahan Persawahan



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X