Ketua RT Dibacok Setelah Tegur Pasangan Selingkuh

Kompas.com - 02/07/2019, 16:52 WIB
IlustrasiWWW.PEXELS.COM Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Heri Triyanto (34), Ketua RT 03 di Pesing Poglar, Jakarta Barat, menjadi korban pembacokan, Selasa (02/07/2019).

Anggota Kostrad TNI itu dibacok setelah menegur perempuan dan pria yang diduga pasangan selingkuh.

Nisan (65) salah satu saksi mengatakan, kejadian bermula ketika Heri menegur Otong yang kerap datang ke rumah Maryam atau biasa dipanggil Iyam.

Iyam diketahui telah memiliki suami. Ketika suaminya kerja, Otong kerap datang ke rumahnya.


Heri lalu menegur keduanya pada pagi tadi, dan meminta Otong tak lagi datang ke rumah Iyam.

Setelah itu, Heri melaporkan keduanya ke Polsek Cengkareng.

Tak terima dengan ucapan Heri, Otong kembali ke lokasi dengan membawa tiga temannya. Heri kemudian dianiaya.

"Di sini kejadiannya (depan rumah iIyam), Pak Heri dibacok pakai pedang, ditangkis terus kena tangannya, luka," kata Nisan pemilik kontrakan yang ditinggali Iyam, ditemui di lokasi pada Selasa.

Ibunda dari Heri, Maryati mengatakan, dia baru mengetahui kejadian itu sekitar Dzuhur.

"Ini saya mau ke RS, katanya harus dirujuk ke RSAD Gatot Subroto," katanya.

Maryati tidak mengetahui dengan detail kejadiannya. Dia mengatakan, anaknya hanya menegur terduga pelaku karena kerap meresahkan warga.

Sementara itu, Kapolsek Cengkareng membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan dan akan menangkap tersangka yang diketahui kabur.

"Kami sedang lakukan penyelidikan. Kita juga koordinasi dengan anggota TNI, Polres, dan Polsek juga," ujar Khoiri di lokasi.

Pantauan Kompas.com, beberapa anggota Kostrad juga terlihat mendatangi lokasi kejadian. Mereka mulai mencari terduga sejak siang tadi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pro Kontra Pin Emas Anggota DPRD DKI, Ada yang Ingin Jual hingga Anggap Tradisi

Pro Kontra Pin Emas Anggota DPRD DKI, Ada yang Ingin Jual hingga Anggap Tradisi

Megapolitan
Saksi Kasus 22 Mei: Setelah Nyanyian 'Polisi Jangan Ikut Kompetisi', Masa Mulai Rusuh

Saksi Kasus 22 Mei: Setelah Nyanyian "Polisi Jangan Ikut Kompetisi", Masa Mulai Rusuh

Megapolitan
Yakin Formula E Untungkan Pengusaha, Ketua DPRD DKI Nilai Pemprov Pasti Ikut Kecipratan

Yakin Formula E Untungkan Pengusaha, Ketua DPRD DKI Nilai Pemprov Pasti Ikut Kecipratan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan Itu Diskriminasi

Ketua DPRD DKI: Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan Itu Diskriminasi

Megapolitan
Parkir Liar di Kawasan Setiabudi, Puluhan Motor Digembosi Dishub

Parkir Liar di Kawasan Setiabudi, Puluhan Motor Digembosi Dishub

Megapolitan
Tiga Perusahaan BUMN Menangkan Lelang Jakarta International Stadium

Tiga Perusahaan BUMN Menangkan Lelang Jakarta International Stadium

Megapolitan
Pengeroyokan Siswi di Bekasi oleh Alumnus, Dituduh Merusak Rumah Tangga dan Terus Diteror

Pengeroyokan Siswi di Bekasi oleh Alumnus, Dituduh Merusak Rumah Tangga dan Terus Diteror

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Siap-siap Hujan Lokal di Jaksel dan Tangerang

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Siap-siap Hujan Lokal di Jaksel dan Tangerang

Megapolitan
Pemerkosa Rayu Korban dengan Miras yang Disebut Penambah Nafsu Makan

Pemerkosa Rayu Korban dengan Miras yang Disebut Penambah Nafsu Makan

Megapolitan
Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Mengaku Disiksa Polisi Saat Penangkapan

Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Mengaku Disiksa Polisi Saat Penangkapan

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Boleh Memakai Pin Replika atau Buatan Sendiri

Anggota DPRD DKI Boleh Memakai Pin Replika atau Buatan Sendiri

Megapolitan
Jakarta International Literary Festival 2019 Bertujuan Perkenalkan Penulis Luar

Jakarta International Literary Festival 2019 Bertujuan Perkenalkan Penulis Luar

Megapolitan
Bacaan Liar Warnai Jakarta International Literary Festival (JILF) 2019

Bacaan Liar Warnai Jakarta International Literary Festival (JILF) 2019

Megapolitan
Polisi Imbau Korban Lain yang Terima Obat Kedaluwarsa agar Melapor

Polisi Imbau Korban Lain yang Terima Obat Kedaluwarsa agar Melapor

Megapolitan
Diselidiki Unsur Kesengajaan pada Kasus Ibu Hamil Diberi Obat Kedaluwarsa

Diselidiki Unsur Kesengajaan pada Kasus Ibu Hamil Diberi Obat Kedaluwarsa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X