Biaya Parkir Kendaraan yang Tak Lolos Uji Emisi di Jakarta Akan Lebih Mahal

Kompas.com - 02/07/2019, 18:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019) RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pihaknya akan menaikkan biaya parkir bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi.

Hal ini bertujuan untuk memperketat uji emisi di Jakarta pada tahun 2020.

"Nah ini nanti dikaitkan dengan hak mereka untuk perpanjangan dan kita masukan dalam sistem perparkiran, mereka tidak lolos, biaya parkir lebih mahal. Lebih baik dibereskan agar bisa parkir sama," kata Anies di Balairung Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Tahun Depan Seluruh Kendaraan di DKI Jakarta Wajib Uji Emisi

Pemprov DKI Jakarta akan menghubungkan data antara kendaraan yang lolos uji emisi dan sistem parkir sehingga bisa menjalankan sanksi penambahan biaya parkir.

"Ini akan diatur karena data uji emisi kan digabung dengan data kendaraan bermotor, data tempat parkir akan jadi satu," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan uji emisi bagi seluruh kendaraan di DKI Jakarta.

Baca juga: Polusi Udara Jakarta Parah, Pemerintah Diminta Galakkan Razia Emisi

Pengetatan uji emisi ini akan diberlakukan seluruhnya pada tahun 2020.

"Itu dilakukan tahun depan tahun 2020. Harapannya dalam satu dua minggu ini akan selesai tentang mekanisme pengaturannya supaya kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta itu bukan termasuk kendaraan bermotor yang tidak lolos uji emisi, harus semuanya lolos uji emisi," ucapnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X