Fairuz A Rafiq Dicecar 25 Pertanyaan soal Laporannya terhadap Galih Ginanjar

Kompas.com - 03/07/2019, 16:22 WIB
Artis sinetron Sonny Septian mendampingi istrinya Fairuz A Rafiq usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis sinetron Sonny Septian mendampingi istrinya Fairuz A Rafiq usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Fairuz A Rafiq dicecar 25 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait laporannya terhadap mantan suaminya, Galih Ginanjar atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. 

"Tentunya tadi ada sekitar 25 pertanyaan yang kami tanyakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (3/7/2019).

Setelah keluar dari ruangan penyidik pada pukul 14.05 WIB, Fairuz tetap memilih bungkam kepada awak media. Ia datang ke Polda Metro Jaya didampingi suaminya, Sonny Septian.

Selain Fairuz, kata Argo, penyidik juga memeriksa tiga saksi lainnya. Saksi yang diperiksa merupakan orang-orang yang mengetahui dan melihat rekaman video Galih Ginanjar atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

"Satu pelapor (Fairuz A Rafiq) kita periksa, kemudian tiga saksi kami minta keterangan untuk klarifikasi. Kita ingin mengetahui sepertk apa sih kronologinya dan ceritanya," ujar Argo.

Baca juga: Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Laporan Fairuz A Rafiq terhadap Mantan Suaminya

Selanjutnya, penyidik juga akan memeriksa terlapor, yakni Galih Ginanjar pada Jumat (5/7/2019) mendatang.

"Tentunya kan terlapor juga akan kita mintai klarifikasi. Untuk sementara Bapak Galih dulu hari jumat besok," kata Argo.

Sebelumnya diberitakan, Fairuz melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun YouTube atas nama pasangan Rey Utami dan Pablo Benua atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. 

Laporan tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisaian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP /3914/7/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 1 Juli 2019.

Laporan tersebut dibuat lantaran Galih melontarkan pernyataan bernada negatif terkait organ intim mantan istrinya itu dalam sebuah video di akun YouTube milik Pablo Benua. Pernyataan tersebut telah melecehkan Fairuz sebagai perempuan.

Baca juga: Bantah Pansos Kasus Fairuz, Hotman Paris: Gue 30 Tahun Jadi Pengacara Internasional



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Megapolitan
Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Megapolitan
Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass 'Darahku Biru' Mengular di Depan Grand Indonesia

Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass "Darahku Biru" Mengular di Depan Grand Indonesia

Megapolitan
Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Megapolitan
Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Megapolitan
Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Megapolitan
Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Megapolitan
Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Megapolitan
Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Megapolitan
Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Megapolitan
Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X