Gandeng Denny Indrayana, DKI Yakin Menangi Sengketa Lahan Stadion BMW

Kompas.com - 04/07/2019, 11:00 WIB
Anggota tim hukum paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana di Gedung MK Jakarta, Kamis (27/6/2019). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINAnggota tim hukum paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana di Gedung MK Jakarta, Kamis (27/6/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah meyakini, pihaknya akan memenangkan perkara sengketa lahan Jakarta International Stadium atau Stadion BMW di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, dengan menggandeng kantor advokat milik  Denny Indrayana.

"Kalau kita mah selalu yakin. Ya enggak tahu nanti putusan hakimnya mah. Kalau kitanya yakin. Kita berjuang semaksimal yang kita bisa," ujar Yayan saat dihubungi, Kamis (4/7/2019).

Menurut Yayan, Biro Hukum juga menggandeng ahli selain Denny untuk melakukan pendampingan dalam perkara ini.

Baca juga: Kata Anies soal Tunjuk Denny Indrayana sebagai Kuasa Hukum Hadapi Sengketa Lahan Stadion BMW

Biro Hukum juga berkonsultasi dengan Kantor Pertanahan Jakarta Utara yang telah menerbitkan sertifikat hak pakai (SHP) lahan di Taman BMW atas nama Pemprov DKI.

"Kita juga melibatkan ahli hukum pertanahannya juga, selain Pak Denny juga ada," katanya.

Yayan menyampaikan, Biro Hukum bersama timnya saat ini sedang memfinalisasi memori banding dalam perkara tersebut. Memori banding direncanakan akan diserahkan ke PTTUN Jakarta dalam waktu dekat.

"Kan masih dalam rentang waktu penyerahan memori banding. Kita lagi finalisasi. Mudah-mudahan minggu ini bisa masuk," ucap Yayan.

Baca juga: Anies Tunjuk Denny Indrayana Urus Sengketa Lahan Stadion BMW

Sebelumnya, PTUN DKI Jakarta membatalkan sertifikat hak pakai (SHP) Pemprov DKI atas Taman BMW di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam sidang yang berlangsung 14 Mei lalu, majelis hakim PTUN DKI Jakarta mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau atas sengketa penerbitan dua SHP oleh Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara di Taman BMW dalam perkara Nomor 282/G/2018/PTUN-JKT.

Pemprov DKI kemudian mengajukan banding. Pemprov DKI menunjuk kantor advokat milik Denny sebagai tim kuasa hukum untuk menghadapi perkara tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X