Pendatang di DKI Mayoritas Kerja di Perusahaan Konfeksi dan Jadi Ojek Online

Kompas.com - 04/07/2019, 11:14 WIB
Kadisdukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma meninjau shelter Kampung Kunir, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (3/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKadisdukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma meninjau shelter Kampung Kunir, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (3/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Dukcapil) DKI Jakarta Dhany Sukma menyebut pendatang baru di Jakarta pasca lebaran 2019 mayoritas datang ke Jakarta untuk bekerja di perusahaan konfeksi maupun menjadi ojek online.

"Kalau berdasarkan pendataan sih rata-rata bekerja kayak di konfeksi, ada yang ojek online," ujar Dhany saat dihubungi, Kamis (4/7/2019).

Selain mencari pekerjaan, para pendatang juga banyak yang ingin melanjutkan pendidikan. Hal ini sering ditemukan di wilayah Jakarta Barat.

Baca juga: Agustus, Sudin Dukcapil Jakbar Akan Lakukan Pendataan WNI dan WNA di Apartemen

"Terutama di daerah Grogol sama Petamburan itu banyak yang kuliah karena itu dekat kampus kan ada Trisakti, Untar, Unkrida, Binus, kan banyak itu, jadi ada spot-spotnya tertentu, kalau di Cengkareng banyak kerja di Garmen, konfeksi," kata dia.

Ia menambahkan rata-rata pendatang berasal dari Pulau Jawa yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banteng dan satu wilayah Sumatera yaitu Lampung.

Pihaknya pun memberikan dokumen hasil pendataan penduduk non permanen lantaran pendatang hanya memiliki KTP daerah.

Baca juga: Dukcapil DKI: Pendatang Terbanyak dari Jawa Tengah

Sebelumnya Disdukcapil mencatat sebanyak 37.443 pendatang baru di Jakarta.

Awalnya Pemprov DKI Jakarta memprediksi 70 ribu orang akan datang ke Jakarta pada tahun 2019.

"Total 37.443, iya kalau dibandingkan tahun lalu memang turun, makanya kalau yang kemarin kita bilang 70.000 itu kan asumsinya itu dari arus mudik balik tuh, diperkirakan sebanyak 70 ribuan," ucap Dhany.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
Polres Jaksel Tangkap 4 Pengguna Sabu, 3 Orang di Antaranya Pilot

Polres Jaksel Tangkap 4 Pengguna Sabu, 3 Orang di Antaranya Pilot

Megapolitan
Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kota Tangerang Beraksi dengan Modus Tanya Alamat

Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kota Tangerang Beraksi dengan Modus Tanya Alamat

Megapolitan
Polisi Bubarkan Kerumunan Pelamar Kerja di Kawasan Pasar Kita Pamulang

Polisi Bubarkan Kerumunan Pelamar Kerja di Kawasan Pasar Kita Pamulang

Megapolitan
Reklamasi Ancol Disebut Perluasan Kawasan, Politisi PDI-P: Gubernur Ini Kadang Bersilat Lidah...

Reklamasi Ancol Disebut Perluasan Kawasan, Politisi PDI-P: Gubernur Ini Kadang Bersilat Lidah...

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sunter Podomoro Tutup Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sunter Podomoro Tutup Tiga Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X