BNN Amankan 82 Kg Sabu dari Malaysia yang Disembunyikan Dalam Ban Mobil

Kompas.com - 04/07/2019, 19:18 WIB
Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (4/7/2019).- Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (4/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional ( BNN) mengamankan sekitar 82 kilogram jenis shabu dan 102.657 butir ekstasi dari pengungkapan narkotika di wilayah Tanjung Balai Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (2/7/2019).

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, pengungkapan peredaran narkotika itu berawal dari Tim BNN Pusat dan BNN Sumatera Utara yang mendapat informasi adanya penyelundupan narkoba dari Malaysia. Barang tersebut dibawa melalui jalur laut dengan speedboat dan berlabuh di perairan Tanjung Balai.

"Kita langsung lakukan penyelidikan tentang kemungkinan adanya penyelundulan narkoba. Setelah itu kita kaitkan dengan sindikat-sindikat terdahulu dan ternyata memang ada kaitannya dengan penangkapan yang terjadi beberapa waktu yang lalu," kata Arman di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Narkoba Sasar Milenial, BNN Giat Masuk Kampus


Dari hasil penyelidikan, Tim BNN mencurigai mobil berwarna Hitam bernomor polisi BK 1430 HG yang melintas di daerah Simang Warung, Kisaran. Kemudian dilakukan pengejaran dan penggeledahan mobil tersebut.

"Kendaraan itu masuk ke dalam sebuah rumah dan mengambil sesuatu dari rumah tersebut. Anggota BNN memeriksa kendaraan itu dan menemukan barang bukti berupa tiga ban dalam mobil. Setelah dicek ternyata isinya narkoba jenis ekstasi dan sabu," ujar Arman.

Dari penangkapan itu, BNN amankan dua pelaku lalu dilakukan pengembangan, ternyata kedua pelaku itu masih menyimpan narkoba jenis sabu dan ekstasi di dalam sejumlah ban dalam mobil di rumahnya, Lubuk Palasan, Asahan, Sumatera Utara.

"Kita lakukan pengembangan lagi dengan mengejar mobil yang tadinya sempat lolos saat dikejar. Kita ketemu lagi dengan mobil itu di daerah Tembung, lalu kita kejar tapi mereka berupaya melawan dan hampir menabrak petugas kita," ujar Arman.

Baca juga: Residivis Narkoba Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi

Tim BNN pun akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menembak mobil tersebut dengan timah panas. Kemudian mobil berhenti dan langsung diperiksa petugas. Mobil berisi lima orang, tiga di antaranya melarikan diri dan dua orang alami luka tembak.

"Dua orang didapat ditemui di dalam kendaraan dalam kondisi luka. Kita berikan pertolongan, kita bawa ke rumah sakit. Namun satu orang meninggal dunia saat sampai rumah sakit dan satu lagi masih perawatan," ujar Arman.

Dari serangkaian pengungkapan peredaran narkotika itu, BNN mengamankan delapan tersangka yang bernama Adi Putra, Ardiansyah, Fadli, Hanafi, Amirudin, Zul AB, Nazarudin, dan Tarmizi.

Saat ini Tim BNN masih melakukan pengembangan kasus tersebut untuk mencari tersangka peredaran narkotika lainnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Cekcok Dua Pegawai Restoran di Pluit Village, Pelaku Sabet Leher Korbannya

Cekcok Dua Pegawai Restoran di Pluit Village, Pelaku Sabet Leher Korbannya

Megapolitan
Hadiri Pelantikan DPRD DKI, Bang Yos, Ahok, dan Djarot Duduk Bareng

Hadiri Pelantikan DPRD DKI, Bang Yos, Ahok, dan Djarot Duduk Bareng

Megapolitan
RSPP: Kondisi Ipda Erwin Menurun Sejak Minggu hingga Meninggal Dunia

RSPP: Kondisi Ipda Erwin Menurun Sejak Minggu hingga Meninggal Dunia

Megapolitan
Pelantikan DPRD DKI Jakarta, 1.447 Personel Gabungan TNI dan Polri Disiagakan

Pelantikan DPRD DKI Jakarta, 1.447 Personel Gabungan TNI dan Polri Disiagakan

Megapolitan
Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024 Dilantik Hari Ini, Ini Nama-namanya

Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024 Dilantik Hari Ini, Ini Nama-namanya

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Terpilih dari PSI Minta Masuk Pansus Pemilihan Wagub DKI

Anggota DPRD DKI Terpilih dari PSI Minta Masuk Pansus Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Djarot Saiful Hidayat Juga Hadiri Pelantikan DPRD DKI Jakarta

Djarot Saiful Hidayat Juga Hadiri Pelantikan DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pelantikan DPRD DKI, Ada Karangan Bunga Menhan untuk Anggota dari Gerindra

Pelantikan DPRD DKI, Ada Karangan Bunga Menhan untuk Anggota dari Gerindra

Megapolitan
Ahok Hadiri Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024

Ahok Hadiri Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024

Megapolitan
Hadiri Pelantikan, Fraksi PAN Naik Angkot ke Gedung DPRD DKI Jakarta

Hadiri Pelantikan, Fraksi PAN Naik Angkot ke Gedung DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Link Live Streaming Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024

Link Live Streaming Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024

Megapolitan
Sederet Hak Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Gaji Ratusan Juta hingga Pin Emas

Sederet Hak Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Gaji Ratusan Juta hingga Pin Emas

Megapolitan
Korban Cabut Laporan, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Dibebaskan

Korban Cabut Laporan, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Dibebaskan

Megapolitan
Senin Pagi, Udara di Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk dari Jakarta

Senin Pagi, Udara di Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk dari Jakarta

Megapolitan
6 Fakta Peristiwa Pria Gendong Jenazah Keponakan di Puskesmas Cikokol

6 Fakta Peristiwa Pria Gendong Jenazah Keponakan di Puskesmas Cikokol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X