Penjambret Nenek Gendong Anak di Tanjung Duren Gunakan Hasil Kriminal untuk Beli Narkoba

Kompas.com - 04/07/2019, 21:37 WIB
Polres Metro Jakarta Barat tangkap penadah emas pelaku penjambretan di Tanjung Duren, Jakarta Barat. KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMPolres Metro Jakarta Barat tangkap penadah emas pelaku penjambretan di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Teguh (39), pelaku penjambretan seorang nenek yang sedang menggendong anak kecil, dinyatakan positif menggunakan sabu jenis amfetamin.

Kasatreskrim AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tes urine terhadap tersangka.

"Keempat pelaku ini positif narkoba jenis amfetamin," kata Edi dalam Mapolres Jakarta Barat, Kamis, (4/7/2019).

Baca juga: Kondisi Terakhir Nenek dan Cucu Korban Penjambretan di Tanjung Duren

Selain untuk kebutuhan sehari-hari, mantan satpam ini juga gunakan uang hasil jambretannya untuk membeli narkoba.

"Iya (untuk membeli narkoba)," kata Teguh kepada wartawan

Sebelumnya, viral sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan korban Thjay Mou sedang menggendong cucunya di depan rumahnya pada Rabu (3/7/2019) pukul 07.00 pagi.

Tiba-tiba, sebuah motor matic hitam yang dikendarai oleh tersangka Teguh melesat kencang dan merampas perhiasan yang menempel di leher Thjay Mou. Sontak, dia dan cucunya pun terjatuh.

Baca juga: Kedua Kakinya Ditembak Polisi, Penjambret Tanjung Duren Menangis

Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi meringkus Teguh di rumahnya di Tangerang Selatan.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan pasal 365 ayat 1 KUHP dan 480 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pertolongan jahat dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X