Ada Galian Kabel, Jalan Lapangan Tembak Macet dan Rusak

Kompas.com - 05/07/2019, 16:19 WIB
Ada Galian Kabel, Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur Rusak dan Sebabkan Macet, Jumat (5/7/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comAda Galian Kabel, Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur Rusak dan Sebabkan Macet, Jumat (5/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur di sejumlah titik tampak rusak dengan aspal terkelupas dan berlubang, Jumat (5/7/2019).

Pantauan Kompas.com pukul 13.15 WIB, kerusakan di sepanjang Jalan Lapangan Tembak menyebabkan lalu lintas menjadi macet.

Para pengendara motor dan mobil pun harus menahan laju kendaraannya ketika melintas di titik jalan rusak tersebut.

Selain itu, adanya galian kabel di sejumlah titik Jalan Lapangan Tembak memperparah kondisi lalu lintas di sana. Galian kabel itu memakan badan jalan sehingga mengurangi lebar jalan dan membuat macet hingga sekitar 200 meter.

"Ini enggak tahu dari kapan rusaknya tapi semenjak ada galian kabel ini aja jadi ikut rusak jalannya. (Galian kabel) dari PLN kayaknya mah," kata Ari warga setempat, Jumat.

Baca juga: Jalan Rusak di Gunung Sahari Mulai Diperbaiki

Ari menambahkan, jalan yang rusak dan adanya galian kabel itu membuat arus lalu lintas selalu padat pada jam-jam sibuk.

"Gara-gara ada galian ini jadi makan jalan tuh hampir separuh jalan diambil jadinya macet panjang, mobil motor mesti gantian lewat," ujar Ari.

Sementara itu, Dita warga setempat lainnya mengatakan, jalan rusak tersebut kerap membahayakan pengendara yang melintas, khususnya pada malam hari.

Baca juga: Sempat Viral, Jalan Berlubang di Bawah Stasiun MRT Blok M Diperbaiki

"Waktu itu pernah ada yang jatuh sih satu orang gara-gara enggak lihat jalannya rusak. Tapi untungnya enggak apa-apa orangnya" ujar Dita.

Singgih, pengendara sepeda motor yang melintas jalan tersebut berharap galian kabel cepat diselesaikan dan galian kembali ditutup rapat dengan aspal. Dia berharap jalan yang rusak juga cepat diperbaiki agar arus lalu lintas bisa kembali lancar.

"Ya cepat-cepat diberesin lah yah, ini jadi macet soalnya panjang. Ini kan akses utama juga mau ke Jalan Raya Bogor," ujar Singgih.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

Megapolitan
70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

Megapolitan
Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Megapolitan
Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Megapolitan
Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Megapolitan
Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Megapolitan
Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Megapolitan
DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Megapolitan
Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Megapolitan
Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X