Pencuri Beraksi di RS Fatmawati, Laptop Dokter Muda Hampir Raib

Kompas.com - 05/07/2019, 23:08 WIB
Ilustrasi pencuri rumah. Ilustrasi pencuri rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan, disatroni pencuri, Jumat (5/7/2019). Satu unit laptop milik seorang calon dokter yang sedang dapat giliran jaga hampir raib digondol maling.

Seperti dikutip Antara, kasus tersebut terjadi di Ruang Dokter Jaga (dokter muda) Gedung IRNA Teratai RS Fatmawati sekitar pukul 12.10 WIB.

Kejadian itu bermula saat tersangka Ahmad Fauzi bin Ribut masuk ke dalam ruangan jaga dokter yang ada di lantai III secara normal melalui pintu.

Saat masuk, pelaku kemudian mengambil satu unit laptop merek Apple Macbook Pro 15 inci warna abu-abu metalik milik Andi Nizar Nazarudin di atas meja di ruangan tersebut dalam keadaan menyala.


Pelaku emudian memasukkan ke dalam tas jinjing warna kuning, lalu berniat keluar ruangan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cilandak Iptu Sofyan Suri mengatakan, saat pelaku akan keluar dan pergi meninggalkan lokasi, perbuatan pelaku tepergok oleh rekan-rekan korban.

"Mereka mengejarnya sambil berteriak maling," kata Sofyan saat dikonfirmasi.

Sesampainya di halaman parkir rumah sakit, akhirnya pelaku diamankan oleh petugas keamanan dan aksi pencurian itu berhasil digagalkan.

"Setelah ditangkap, pelaku sempat mengaku tidak berniat mencuri, tetapi akan melakukan pemeriksaan ke dokter di RSUP Fatmawati. Namun, bukti ada," ujar Sofyan.

Saat ini, tersangka Ahmad Fauzi yang diancam oleh Pasal 362 KUHP, sudah diamankan oleh petugas dari Polsek Cilandak untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Megapolitan
Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Megapolitan
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik Hitam di Pinggir Kali Grogol

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik Hitam di Pinggir Kali Grogol

Megapolitan
August Parengkuan di Mata Lilik Oetama

August Parengkuan di Mata Lilik Oetama

Megapolitan
Polisi Siapkan 1.500 Personel Amankan Demo BEM SI di Istana

Polisi Siapkan 1.500 Personel Amankan Demo BEM SI di Istana

Megapolitan
Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Megapolitan
Ini Tunjangan Tambahan yang Didapat Pimpinan dan Anggota DPRD DKI

Ini Tunjangan Tambahan yang Didapat Pimpinan dan Anggota DPRD DKI

Megapolitan
4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

Megapolitan
Seorang Ibu di Kebon Jeruk Aniaya Anaknya yang Berusia 2 Tahun hingga Tewas

Seorang Ibu di Kebon Jeruk Aniaya Anaknya yang Berusia 2 Tahun hingga Tewas

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Harapan Masyarakat dari Berbagai Lapisan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Harapan Masyarakat dari Berbagai Lapisan

Megapolitan
Sambut Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Kembali Gelar Demo di Istana Hari Ini

Sambut Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Kembali Gelar Demo di Istana Hari Ini

Megapolitan
Serba-serbi Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, dari Nasi Goreng Gratis hingga Konvoi Bajaj

Serba-serbi Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, dari Nasi Goreng Gratis hingga Konvoi Bajaj

Megapolitan
Saat Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Soenarko Kembali Terjerat Kasus Pidana

Saat Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Soenarko Kembali Terjerat Kasus Pidana

Megapolitan
Pengamat: Perlu Ada Tes Psikologi untuk Dapatkan SIM

Pengamat: Perlu Ada Tes Psikologi untuk Dapatkan SIM

Megapolitan
27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X