Kepala BNPB: Jenazah Sutopo Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Sekitar Pukul 20.00

Kompas.com - 07/07/2019, 12:55 WIB
Sutopo Purwo Nugroho KOMPAS/HENDRA A SETYAWANSutopo Purwo Nugroho

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan, jenazah Sutopo Purwo Nugroho akan diberangkatkan dari Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019) pukul 15.10 waktu setempat.

Pesawat yang membawa jenazah Sutopo diperkirakan tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 20.00 WIB.

"Hari ini akan diterbangkan, semua administrasi insya Allah bisa selesai. Kemudian tinggal menunggu izin dari imigrasi disana. Dijadwalkan penerbangan pesawat Garuda Indonesia pada pukul 15.10 waktu Guangzhou dan direncanakan (tiba) di Bandaea Soekarno Hatta sekitar pukul 20.00 malam ini," kata Doni di kediaman Sutopo di Perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Doni Monardo: Bapak Sutopo Berjasa Besarkan Nama BPNB

Doni mengungkapkan, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia telah membantu proses administrasi, sehingga jenazah dapat dipulangkan ke tanah air, sore ini.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo di kediaman Sutopo di Perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019).RINDI NURIS VELAROSDELA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo di kediaman Sutopo di Perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019).
"Ibu Menlu turut memberikan bantuan untuk mempermudah proses kepulangan (jenazah) Bapak Topo dari Guangzhou ke Jakarta," ujarnya.

Seperti diketahui, Sutopo meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu pukul 02.20 waktu setempat atau 01.20 WIB.

Ia bertolak ke Guangzhou, China untuk berobat penyakit kanker paru-paru selama sebulan sejak 15 Juni lalu.

Baca juga: Presiden Jokowi: Almarhum Sutopo Dedikasikan Hidupnya untuk Orang Banyak

Sutopo telah menjalani serangkaian perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit (RS) karena kanker paru-paru yang diidapnya. Ia divonis kanker paru-paru stadium 4B pada 17 Januari 2018.

Sutopo rencananya dimakamkan di Boyolali, Jawa Tengah, esok hari. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X