Anies Pastikan Bantuan Logistik Korban Kebakaran di Cipinang Terpenuhi

Kompas.com - 07/07/2019, 14:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Cipinang Jaya I, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Cipinang Jaya I, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan seluruh kebutuhan logistik bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Cipinang Jaya I, Jatinegara, Jakarta Timur terpenuhi.

Anies mengatakan, fasilitas kesehatan dan kebutuhan makanan dijamin tersedia di Posko pengungsian yang terletak di Halaman SDN Cipinang Besar Selatan 03/04.

"Fasilitas kesehatan, kemudian seluruh kebutuhan dasar kami pastikan terjamin, makan siap 24 jam ada. Kemudian untuk anak-anak masa ini masih libur tapi kita tetap siapkan kebutuhan mereka sekolah," kata Anies di SDN Cipinang Besar Selatan, Minggu (7/7/2019).

Baca juga: Kebakaran di Cipinang, 146 Warga Mengungsi

Dia pun mengimbau kepada warga agar tidak menggunakan listrik secara berlebihan dan memperhatikan jaringan listrik serta saluran kabel yang berisiko korsleting.

"Kami meminta kepada rumah-rumah jangan memberikan beban yang terlalu besar di dalam sambungan-sambungan listrik yang tidak sesuai. Karena banyak dari kejadian (kebakaran) itu panas, meleleh dan membakar (barang) lainnya," ujar Anies.

Baca juga: Anies: Penyebab Kebakaran 30 Rumah di Cipinang Tunggu Penyelidikan Polri

Adapun, terdata 147 jiwa yang mengungsi di posko pengungsian kebakaran yang melalap 30 rumah di Jalan Cipinang Jaya I pada Sabtu (6/7/2019) malam.

Saat kebakaran, 18 unit mobil pemadam kebakaran berikut 90 personel petugas dikerahkan untuk memadamkan api. Kebakaran bisa teratasi setelah api padam pada Minggu (7/7/2019) pukul 08.15 WIB.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X