PT KCI Bakal Hapus Pembelian Tiket Harian KRL di 5 Stasiun

Kompas.com - 08/07/2019, 14:40 WIB
Sejumlah penumpang antre membeli tiket kertas di Stasiun Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin (23/7/2018). Antrean panjang yang terjadi di seluruh stasiun KRL karena adanya perbaikan sistem e-ticketing yang dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah penumpang antre membeli tiket kertas di Stasiun Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin (23/7/2018). Antrean panjang yang terjadi di seluruh stasiun KRL karena adanya perbaikan sistem e-ticketing yang dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia akan menghapus aktivitas jual beli tiket harian berjaminan (THB) kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Sudirman, Palmerah, Taman Kota, Cikini, dan Universitas Indonesia mulai 1 Agustus 2019.

Kebijakan tersebut diterapkan karena pada lima stasiun tersebut, hampir seluruh penumpang telah menggunakan kartu elektronik, baik kartu multitrip (KMT) maupun uang elektronik yang diterbitkan bank.

Anne beranggapan, kebijakan ini bakal mengurangi antrean pembelian tiket di lima stasiun tersebut.

"Kami melihat traffic penumpang di 5 stasiun itu hampir 90 persen sudah menggunakan KMT dan e-money. Kami mengapresiasi positif sekali, karena itu mengurangi antrean," ujar Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba kepada Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Di sisi lain, Anne menggarisbawahi bahwa pihaknya hanya menghapus pembelian THB di lima stasiun tersebut, baik melalui loket maupun vending machine.

"Secara akses, untuk tap in atau tap out tetap bisa (menggunakan THB). Misalnya, penumpang dari Stasiun Jakarta Kota ke Stasiun UI menggunakan THB, tetap bisa tap out. Atau misalnya dia beli THB pulang pergi, nanti tetap bisa tap in di Stasiun UI, karena dia sudah beli tiket untuk pulang di Stasiun Jakarta Kota," jelas Anne.

Pembelian dan pengisian ulang KMT dapat dilakukan di setiap stasiun KRL dengan tarif Rp 30.000.

Penumpang juga dapat melakukan redeem atau penarikan saldo KMT. Sementara itu, pembelian dan pengisian e-money berbasis bank belum dapat dilakukan di stasiun KRL.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD DKI Sebut Dana Formula E Harusnya Bisa Digunakan untuk Tangani Covid-19

Anggota DPRD DKI Sebut Dana Formula E Harusnya Bisa Digunakan untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pedagang Daging Berencana Mogok Lagi, Pedagang Bakso Pusing Sudah 3 Hari Tutup

Pedagang Daging Berencana Mogok Lagi, Pedagang Bakso Pusing Sudah 3 Hari Tutup

Megapolitan
Tak Dibayar Harian, Penggali Makam Jenazah Pasien Covid-19 TPU Jombang Unjuk Rasa

Tak Dibayar Harian, Penggali Makam Jenazah Pasien Covid-19 TPU Jombang Unjuk Rasa

Megapolitan
Lahan Pemakaman Baru di TPU Srengseng Sawah Diperkirakan Siap Dipakai Februari

Lahan Pemakaman Baru di TPU Srengseng Sawah Diperkirakan Siap Dipakai Februari

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi di Jakbar Jualan Lagi, Harga Dipatok Mulai Rp 125.000 Per Kilogram

Pedagang Daging Sapi di Jakbar Jualan Lagi, Harga Dipatok Mulai Rp 125.000 Per Kilogram

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: RS Rujukan Covid-19 Langsung Penuh Tiap Kali Tambah Kapasitas

Asosiasi RS Swasta: RS Rujukan Covid-19 Langsung Penuh Tiap Kali Tambah Kapasitas

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Bangun Prasarana, TPU Rorotan Belum Bisa Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Masih Bangun Prasarana, TPU Rorotan Belum Bisa Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pernah Positif Covid-19, Wali Kota Depok Jadi Calon Donor Plasma Konvalesen

Pernah Positif Covid-19, Wali Kota Depok Jadi Calon Donor Plasma Konvalesen

Megapolitan
DKI Siapkan Lahan Baru untuk Pemakaman dengan Protap Covid-19 di 4 TPU, Ini Rinciannya

DKI Siapkan Lahan Baru untuk Pemakaman dengan Protap Covid-19 di 4 TPU, Ini Rinciannya

Megapolitan
Fraksi PKS: Positivity Rate Covid-19 Jauh Lebihi Ambang Batas WHO, Wajar Anies Perpanjang PSBB

Fraksi PKS: Positivity Rate Covid-19 Jauh Lebihi Ambang Batas WHO, Wajar Anies Perpanjang PSBB

Megapolitan
Polisi: Pembuat Surat Swab Palsu Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Polisi: Pembuat Surat Swab Palsu Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Megapolitan
Usai Pedagang Mogok Jualan, Harga Daging Sapi Tak Juga Turun

Usai Pedagang Mogok Jualan, Harga Daging Sapi Tak Juga Turun

Megapolitan
RS Covid-19 Khusus Ibu Hamil dan Melahirkan di Depok Dijajaki di Cimanggis

RS Covid-19 Khusus Ibu Hamil dan Melahirkan di Depok Dijajaki di Cimanggis

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, PPKM di Kota Bekasi Diperpanjang 30 Hari

Kasus Covid-19 Meningkat, PPKM di Kota Bekasi Diperpanjang 30 Hari

Megapolitan
TPU Covid-19 Penuh, Wagub DKI Tekankan Masih Banyak Lokasi Pemakaman di Jakarta

TPU Covid-19 Penuh, Wagub DKI Tekankan Masih Banyak Lokasi Pemakaman di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X