Kini Warga Sudah Bisa Nonton Film Murah di Bioskop Rakyat Teluk Gong

Kompas.com - 08/07/2019, 20:33 WIB
Warga menonton bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menonton bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bioskop rakyat yang berada di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara sudah bisa dinikmati warga.

Seorang petugas yang berjaga di pintu biskop, Tika (29), mengatakan bahwa bioskop yang bernama Indiskop itu sudah beroperasi sejak 21 Juni 2019 lalu.

"Mulai dibukanya 21 Juni kemarin. Dibukanya mulai pukul 11.00 WIB," Kata Tika kepada Kompas.com Senin (8/7/2019).

Anak-anak bermain disekitar bioskop sebelum pertunjukan dimulai bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Anak-anak bermain disekitar bioskop sebelum pertunjukan dimulai bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.

Ia memaparkan bahwa saat ini Indiskop tengah menayangkan dua film lokal, yakni Batas dan Rectoverso.

Untuk menonton di bioskop itu, pengunjung lebih dulu membeli tiket di loket. Bila dibandingkan dengan bioskop konfensional, harga tiket di Indiskop jauh lebih murah.

Baca juga: Fakta Bioskop Rakyat di Pasar Teluk Gong: Harga Tiket Masih Rp 10.000 hingga Kapasitas 126 Kursi

Anak-anak antri membeli tiket untuk menonton bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Anak-anak antri membeli tiket untuk menonton bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.

"Kalau orang dewasa Rp 15.000, anak-anak Rp 5.000. Beli tiketnya di depan, sudah ada bagian penjualan tiketnya," ujarnya.

Namun, kata Tika, saat ini penjualan tiket masih dilakukan secara manual karena mesin tiket yang belum diaplikasikan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Indiskop memiliki dua studio yang telah beroperasi.

Di dalam ruang studio terdapat 112 kursi yang masing-masing sudah dipasangi nomor. Kursi-kursi itu terlihat sederhana namun cukup nyaman untuk diduduki.

Baca juga: Cukup Bayar Rp 10.000, Yuk, Ngabuburit di Bioskop Rakyat Teluk Gong!

Anak-anak bermain disekitar bioskop sebelum pertunjukan dimulai bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Anak-anak bermain disekitar bioskop sebelum pertunjukan dimulai bioskop di Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019). Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan Persatuan Artis Film Indonesia membangun bioskop rakyat bernama Indiskop atau Bioskop Independen dengan fasilitas dua studio yang berkapasitas masing-masing 128 kursi penonton untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk ruang belajar produksi film serta mengajak masyarakat agar gemar menonton film Indonesia.

Di bagian atas kursi terlihat sebuah proyektor yang akan memancarkan film ke layar besar yang ada di depan bioskop.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Megapolitan
Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X