Bertolak ke Kolombia, Anies Akan Jadi Pembicara Forum Pemimpin Kota Sedunia

Kompas.com - 09/07/2019, 10:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara Kompasianival 2018 di Lippo Mall Kemang, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara Kompasianival 2018 di Lippo Mall Kemang, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Plaza Mayor Medellín Conventions and Exhibitions, Medellin, Kolombia, Amerika Selatan, pada 10-12 Juli 2019.

Dalam forum ini, Anies juga akan menjadi pembicara dalam C40 High-Level Event, yaitu Roundtable Discussion bertema "How to make low carbon mobility in cities a bigger movement?" (Bagaimana cara menekan angka karbon dalam kota sebagai suatu gerakan besar bersama).  

"C40 sendiri merupakan jaringan kota megapolitan dunia yang berkomitmen bersama-sama untuk mengentaskan masalah perubahan iklim, dengan beranggotakan 94 kota yang berafiliasi, dan Jakarta adalah satu-satunya kota yang mewakili Indonesia," ucap Anies dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: KPBB: Dampak Polusi Udara, Warga DKI Rugi Rp 51,2 Triliun


Pada tahun ini, WCSMF mengangkat topik kepercayaan atas kota dengan tema utama "Liveable and Sustainable Cities: Building a High Trust City" atau Kota Layak Huni dan Berkelanjutan: Membangun Kota dengan Tingkat Kepercayaan Tinggi. 

Forum ini adalah forum tahunan yang diadakan ke-10 kalinya. WCSMF merupakan forum internasional tahunan yang dihadiri oleh 74 pemimpin kota terpilih dunia.

Tujuan penyelenggaraan forum ini sebagai upaya bersama dalam menjawab tantangan perkotaan serta saling bertukar pikiran dan pengalaman agar terbentuk kota dan wilayah perkotaan yang lebih baik bagi warganya.

Baca juga: Jawab Anies, WALHI Nilai Polusi Udara DKI karena Kebijakan yang Tak Tegas

Selain diisi dengan presentasi studi kasus kota dari seluruh dunia, WCSMF juga akan dilengkapi dengan pameran yang mendukung pembangunan infrastruktur kota dan metode perencanaan kota terbaru dari berbagai organisasi internasional ataupun pihak industri (swasta).

"Masing-masing daerah berusaha menarik sumber daya manusia terbaik, mengembangkan infrastruktur yang canggih untuk menjadikan tujuan kota metropolis dunia. Jakarta hadir bukan hanya untuk menjadi contoh di tingkat nasional, tetapi juga rujukan di tingkat global,” ujarnya.

Anies berharap agar inovasi dan pengalaman praktik yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kepercayaan antara institusi dan masyarakat dapat menjadi referensi dalam hal pembangunan kota pada WCSMF tahun ini.

Baca juga: 5 Upaya Pemprov DKI Tekan Polusi Udara Jakarta

Setiap anggota WCSMF yang hadir juga diharapkan mampu memperlihatkan transformasi kota dengan ciri-ciri, antara lain tingkat kepercayaan yang tinggi antara pemerintah dan warganya, pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan berbasis komunitas, dan penguatan kepercayaan kepada pemerintah melalui ruang terbuka publik.

“Namun, di samping tujuan itu, forum ini merupakan forum yang sangat berharga untuk mendapatkan gagasan dari para Pemimpin Kota di seluruh dunia terkait pemahaman yang lebih baik untuk kota yang berkelanjutan, serta melakukan perencanaan dan pengembangan masalah perkotaan, seperti dampak dari urbanisasi, agar mendapatkan solusi yang terintegrasi dan lebih komprehensif,” ujar Anies.

Anies direncanakan bertolak menuju Kolombia, Amerika Selatan, pada Selasa (9/7/2019) dan kembali pada Selasa (16/7/2019).

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Hati-hati Tetapkan Tersangka Kasus Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Muara

Polisi Hati-hati Tetapkan Tersangka Kasus Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Muara

Megapolitan
40.419 Lansia di Jakarta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan

40.419 Lansia di Jakarta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan

Megapolitan
Polisi Olah TKP Lokasi Pembobolan Mobil Kru Trans7 di Sunter

Polisi Olah TKP Lokasi Pembobolan Mobil Kru Trans7 di Sunter

Megapolitan
Pelat Palsu TNI/Polri Dijual Rp 25 Juta di Toko Online

Pelat Palsu TNI/Polri Dijual Rp 25 Juta di Toko Online

Megapolitan
Komunitas Ini Beranggotakan 10.000 Orang Bernama Agus

Komunitas Ini Beranggotakan 10.000 Orang Bernama Agus

Megapolitan
LPSK akan Antar-Jemput Sekolah Siswi SMK Korban Pengeroyokan di Bekasi

LPSK akan Antar-Jemput Sekolah Siswi SMK Korban Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Imbas Pemutusan Listrik, Konsultan Pengelola Putus Kerja Sama dengan Pengurus Lama Apartemen Mediterania

Imbas Pemutusan Listrik, Konsultan Pengelola Putus Kerja Sama dengan Pengurus Lama Apartemen Mediterania

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Akan Dibangun seperti Stadion Premier League

Jakarta Internasional Stadium Akan Dibangun seperti Stadion Premier League

Megapolitan
Bekasi Kini Punya Sentra Seni Budaya di Pasar Proyek

Bekasi Kini Punya Sentra Seni Budaya di Pasar Proyek

Megapolitan
Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota, Anies Tunggu Aturan Pemerintah Pusat

Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota, Anies Tunggu Aturan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Polisi Sinyalir Ada Jual Beli Pelat Mobil Pejabat demi Hindari Ganjil Genap

Polisi Sinyalir Ada Jual Beli Pelat Mobil Pejabat demi Hindari Ganjil Genap

Megapolitan
Polisi: Wanita Setengah Bugil di Summarecon Mall Bekasi Berusia 25-30 Tahun

Polisi: Wanita Setengah Bugil di Summarecon Mall Bekasi Berusia 25-30 Tahun

Megapolitan
Begini Kondisi Kantor Sindikat Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat

Begini Kondisi Kantor Sindikat Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat

Megapolitan
Anies Minta DPRD DKI Periode 2019-2024 Evaluasi Intensitas Kunker

Anies Minta DPRD DKI Periode 2019-2024 Evaluasi Intensitas Kunker

Megapolitan
BPBD: Dua Wilayah di Tangsel Krisis Air

BPBD: Dua Wilayah di Tangsel Krisis Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X