Petugas Dishub Cabut Pentil Ban Motor yang Parkir di Trotoar

Kompas.com - 09/07/2019, 15:54 WIB
Petugas Dishub cabut pentil ban motor yang terparkir di trotoar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019)Dok Dishub Kota Administrasi Jakarta Selatan Petugas Dishub cabut pentil ban motor yang terparkir di trotoar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menindak kendaraan yang parkir sembarangan atau parkir liar di kawasan Kecamatan Pasar Minggu, Selasa (9/7/2019).

Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengeluhkan banyaknya parkir liar di trotoar. Parkir liar tersebut mengganggu ketertiban hingga menimbulkan kemacetan.

Tidak hanya parkir liar, pihaknya juga merazia angkutan umum yang kerap mangkal sembarangan.

Baca juga: Parkir Liar di Kolong Stasiun MRT Haji Nawi Sudah Ditertibkan


Razia tersebut dilakukan siang ini dengan melibatkan anggota TNI dan kepolisian.

"Kami bersama dengan anggota dari Kepolisian dan TNI langsung merespons cepat laporan masyarakat dengan melakukan razia, salah satunya parkir liar dan pelanggaran lalu lintas lainnya," ujar Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan Christianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Petugas Dishub tilang angkutan umum di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019)Dok Dishub Kota Administrasi Jakarta Selatan Petugas Dishub tilang angkutan umum di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019)

Dari razia hari ini, pihaknya menindak 10 angkutan umum dengan denda tilang dan 15 kendaraan motor dicabut pentil ban karena parkir sembarangan.

Pihaknya mengimbau warga agar tidak memarkirkan kendaraan di tempat parkiran liar. Hal tersebut dapat menimbulkan rusaknya trotoar dan sempitnya tempat untuk para pejalan kaki.

"Kita juga akan pasangan count plastik sebagai penghalau parkir liar dan lawan arus," kata dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara Diperiksa Polisi Besok

Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas Kamal Muara Diperiksa Polisi Besok

Megapolitan
Didakwa Suplai Batu ke Demonstran, Ini Kata Andri Bibir

Didakwa Suplai Batu ke Demonstran, Ini Kata Andri Bibir

Megapolitan
Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Ini Izin Demo-Tawuran ke Istrinya

Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Ini Izin Demo-Tawuran ke Istrinya

Megapolitan
Sempat Dikira Meninggal, Bocah Pemulung Ini Tak Mau Kabur dari Rumah Lagi

Sempat Dikira Meninggal, Bocah Pemulung Ini Tak Mau Kabur dari Rumah Lagi

Megapolitan
Andri Bibir Didakwa Siapkan Batu Saat Kerusuhan 21-22 Mei

Andri Bibir Didakwa Siapkan Batu Saat Kerusuhan 21-22 Mei

Megapolitan
Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai Raup Untung Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
Ada Oli Tumpah di Jalan Pulo Lentut Cakung, Pengendara Harap Hati-hati

Ada Oli Tumpah di Jalan Pulo Lentut Cakung, Pengendara Harap Hati-hati

Megapolitan
Cara Bedakan Meterai Rekondisi dan Palsu dengan yang Asli

Cara Bedakan Meterai Rekondisi dan Palsu dengan yang Asli

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda

Pemprov DKI Akan Tanam Tabebuya, Tiap Wilayah Warna Bunganya Berbeda

Megapolitan
Gugatan Praperadilan Tilang ETLE Gugur, Sitem ETLE Dinilai Valid

Gugatan Praperadilan Tilang ETLE Gugur, Sitem ETLE Dinilai Valid

Megapolitan
Polisi Tangkap Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai

Polisi Tangkap Kelompok Pemalsu dan Rekondisi Materai

Megapolitan
Jaksa Tidak Hadirkan Seluruh Terdakwa, Sidang 29 Karyawan Sarinah Ditunda

Jaksa Tidak Hadirkan Seluruh Terdakwa, Sidang 29 Karyawan Sarinah Ditunda

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Perluasan Ganjil Genap Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Optimistis Perluasan Ganjil Genap Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
DPRD: Jangan Sampai Bu Risma Bisa Datangkan Bunga Sakura, DKI Enggak Bisa

DPRD: Jangan Sampai Bu Risma Bisa Datangkan Bunga Sakura, DKI Enggak Bisa

Megapolitan
JJ Rizal: Bekasi Punya Hubungan Sejarah yang Kuat dengan Jakarta

JJ Rizal: Bekasi Punya Hubungan Sejarah yang Kuat dengan Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X