Kata Warga soal Kali Tegal Amba Penuh Sampah: Nyamuknya Banyak Sampai Bisa Bikin Peyek

Kompas.com - 09/07/2019, 16:52 WIB
Kondisi Kali Tegal Amba, Jakarta Timur penuh sampah, Senin (8/7/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKondisi Kali Tegal Amba, Jakarta Timur penuh sampah, Senin (8/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Titi, warga RW 01 Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur mengaku sangat terganggu dengan nyamuk yang timbul akibat Kali Tegal Amba yang kotor dipenuhi sampah.

Dia mengatakan, nyamuk muncul ketika malam hari dan sangat mengganggunya saat hendak beristirahat.

"Maghrib tuh nyamuk banyak benar-benar, banyak saya enggak bohong. Kalau kita semprot (nyamuk) sampai benar-benar bisa kita bikin peyek di bawahnya. Semprotan kaleng itu paling seminggu habis," kata Titi kepada Kompas.com di lokasi, Selasa (9/7/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 13.00 WIB, Kali Tegal Amba yang melintasi tiga kelurahan yakni Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, dan Klender itu terlihat kotor penuh sampah plastik, kemasan makanan, dan lainnya.

Baca juga: Hitam Pekat Penuh Sampah, Ini Video Terkini tentang Kondisi Kali Tegal Amba...

Kali tersebut juga diselimuti lumpur dan tanaman liar. Hanya sedikit air yang mengalir di kali yang buntu putus di Jalan Amal, Kelurahan Pondok Bambu itu.

Bau tak sedap pun sesekali tercium dari kali. Bantaran kali juga tampak disesaki permukiman rumah warga.

Titi berharap ada tindakan dari pemerintah dengan merutinkan giat membersihkan kali yang penuh sampah tersebut.

"Iya sampahnya numpuk, kalau bisa dikeruk lagi, kalau kemarin kan rutin tuh dibersihin, kalau sekarak sudah agak jarang sampai sampahnya numpuk lagi, tanaman liarnya juga tumbuh lagi itu," ujar Titi.

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Kondisi Kali Tegal Amba yang dipenuhi Sampah

Sementara itu, Kasatlak UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur Leo Tantino mengatakan, pihaknya tiap hari menerjunkan petugas untuk membersihkan kali itu.

"Petugas tiap hari ada di lokasi bekerja dari pukul 8 sampai pukul 3 sore, personil 12 orang," ujar Leo.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X