#7dayschallenge, Pemprov DKI Tantang ASN Pakai Transportasi Umum dan Unggah di Medsos

Kompas.com - 10/07/2019, 08:14 WIB
poster #7dayschallenge ajak ASN gunakan transportasi publikKominfotik DKI Jakarta poster #7dayschallenge ajak ASN gunakan transportasi publik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar gerakan #7dayschallenge yang diperuntukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk beralih ke kendaraan umum.

Gerakan #7dayschallenge mengajak ASN yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi untuk naik kendaraan umum.

ASN kemudian bisa memotret dan mengunggah perjalanannya naik transportasi umum ke Instagram dan menyertakan hashtag #7dayschallenge, #breathjakarta, #peduliudarajakarta, #jakartabersih.

Baca juga: 5 Upaya Pemprov DKI Tekan Polusi Udara Jakarta


Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan informatika DKI Jakarta Nuruning Septarida mengatakan, tantangan ini merupakan imbauan dan ajakan kepada ASN agar menggunakan transportasi publik.

"Semacam kampanye beralih ke transportasi publik yang dilakukan secara mandiri oleh ASN di Pemprov DKI untuk menjaga udara dan menekan polusi di Jakarta," ucap Nuning saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: KPBB: Dampak Polusi Udara, Warga DKI Rugi Rp 51,2 Triliun

Nuning menyebut, pihaknya meminta agar ASN mengunggah di Instagram supaya masyarakat turut tergugah untuk menggunakan kendaraan umum.

"Sekarang diajak untuk mengunggah di medsos dengan tagar tertentu agar menjadi bagian dari gerakan atau kampanye ini. Juga masyarakat bisa melakukan hal yang sama," kata dia.

Tantangan ini pun tidak memiliki tanggal dan batas waktu tertentu. ASN dibebaskan untuk memulai kapan saja.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Megapolitan
Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Megapolitan
Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Megapolitan
Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X