Orangtua Bersyukur, Pemkot Mendadak Bikin SMPN di Duren Jaya Bekasi

Kompas.com - 10/07/2019, 18:36 WIB
Pemandangan dari koridor lantai dua SDN 10 Duren Jaya yang akan dialihfungsikan jadi unit sekolah baru SMPN 57 Bekasi, Rabu (10/7/2019). Vitorio MantaleanPemandangan dari koridor lantai dua SDN 10 Duren Jaya yang akan dialihfungsikan jadi unit sekolah baru SMPN 57 Bekasi, Rabu (10/7/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan mendirikan unit sekolah baru (USB) SMPN 57 Bekasi di Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap dua. Pada tahap pertama, sekolah ini belum ada dalam daftar sekolah yang menerima siswa baru.

Orangtua murid di Duren Jaya pun menyambutnya dengan gembira. Sebab, belum pernah ada SMP negeri di kelurahan mereka sebelumnya. Dengan pemberlakuan sistem zonasi ini, anak-anak mereka tidak mendapatkan peluang besar untuk diterima di SMP negeri kelurahan lain.

"Alhamdulillah. Bersyukur kita ya, mudah-mudahan tahun-tahun depan udah kagak puyeng lagi orangtua mikirin anak sekolah di mana," ujar Mini, salah satu orangtua murid saat ditemui Kompas.com di depan rumahnya, Rabu (10/7/2019) sore.

Mini tak sendirian. Salah satu teman bincang sore Mini yang enggan disebutkan namanya juga menyambut baik keberadaan SMPN 57 di dekat rumahnya. Meski demikian, ia sedikit jengkel karena anaknya telanjur ia daftarkan di sekolah swasta karena gagal dalam PPDB tahap satu.


Baca juga: Masih Ada 648 Kursi Kosong di SMPN Bekasi untuk Diperebutkan

"Dulu anak-anak sini kalau ke SMP negeri ya harus ke SMPN 32 dan 11 di Kelurahan Aren Jaya, soalnya Duren Jaya belum punya SMP negeri," ujar ibu tersebut.

"Cuma jauh kan ke Aren Jaya. Kalau sistem zonasi, anak-anak Duren Jaya jadi enggak dapat karena jauh, termasuk anak saya. Kalau Duren Jaya kan kita jauh ke mana-mana. Ke SMPN 32 itu angkanya kemarin 1.650 meter, enggak dapat anak saya," imbuhnya.

Warga Duren Jaya berharap Pemkot Bekasi bisa menambah kapasitas rombongan belajar di SMPN 57. Sebab, dalam pendaftaran kemarin, siswa baru yang diterima di SMP tersebut hanya 108 anak yang terbagi dalam 3 kelas.

"Banyak anak Duren Jaya yang dekat juga sama SMPN 57 tapi enggak masuk karena itu (kapasitas terbatas). Karena kan laporannya telat juga, baru dikasih tahunya Selasa kalau SMPN 57 ada buka pendaftaran," kata Roswati, salah satu orangtua murid.

"Sementara SD sini kan banyak. Harusnya yang dari kelas 6 di semua SD di sini ditampung semua di SMPN 57. Lulusan kelas 6-nya saja sudah lebih dari empat sekolah, kan enggak mungkin ketampung semua (di SMPN 57)," tutupnya.

Sebagai informasi, SMPN 57 Bekasi nantinya memakai gedung eks SDN 10 Duren Jaya. Murid SDN 10 bakal dilebur (merger) dengan 3 SDN lain yang berada dalam satu kompleks, yakni SDN 1, 3, dan 8 Duren Jaya. Lantaran berstatus unit sekolah baru (USB), guru-guru SMPN 57 Bekasi akan menginduk ke SMPN 11 Bekasi di Kelurahan Aren Jaya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

Megapolitan
Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Megapolitan
Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Megapolitan
Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Megapolitan
Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Megapolitan
Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Megapolitan
Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Megapolitan
Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Megapolitan
BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Berita Foto
Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Megapolitan
Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Megapolitan
Cerita Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Ma'ruf di Monas

Cerita Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Ma'ruf di Monas

Megapolitan
Ini Harapan Dokter di Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin

Ini Harapan Dokter di Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X