Hendak Edarkan Miliaran Uang Asing Palsu, Tujuh Tersangka Dibekuk Polisi

Kompas.com - 11/07/2019, 20:33 WIB
Press Release Miliaran uang palsu di Mapolres Tanjung Priok, Kamis (11/7/2019) JIMMY RAMADHAN AZHARIPress Release Miliaran uang palsu di Mapolres Tanjung Priok, Kamis (11/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tujuh pelaku yang hendak mengedarkan uang asing palsu yang bernilai hingga miliaran.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold Hutagalung menjelaskan, awalnya polisi menangkap empat tersangka di depan hotel Santika, Jalan Kelapa Nias Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis (4/7/2019).

Saat itu polisi mendapatkan informasi terkait dugaan adanya transaksi penjualan uang palsu ke masyarakat.

"Yang pertama itu kami amankan DA, RVL, AS, AR di Hotel Santika, Kelapa Gading," kata Reynold, di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kamis (11/7/2019).

Dari tangan keempat tersangka tersebut, polisi menyita 1.000 lembar uang pecahan 100 dollar AS (USD).

Baca juga: Modus Sekuriti Pasar Bobol Kios: Gasak Uang Koin, Kopi hingga Uang Palsu

Ribuan dollar tersebut rencananya dijual pelaku kepada pembeli seharga Rp 5.000 perlembarnya.

Polisi kemudian membawa uang tersebut ke bank dan money changer untuk memastikan keasliannya.

"Kami pecah tim untuk mengecek mata uang atau barang bukti yang ada. Salah satu tim ke bank terdekat. Tim yang lain mendalami dan menginterogasi ke-4 orang tadi," ujar Reynold.

Dari hasil pendalaaman, polisi kemudian menangkap tiga tersangka lain yakni FF, PA, dan HS. Mereka bertiga ditangkap di kediaman FF di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur.

Di sana, polisi turut menyita sejumlah mata uang asing palsu berupa dollar AS, ringgit Brunei Darussalam, dollar Kanada, mata uang Brasil, dan tiga lembar obligasi yakni poundsterling, Hongkong, serta euro.

Jika ditotal, kata Reynold, uang palsu itu bernilai sampai Rp 300 Miliar.

Akibat perbuatannya ketujuh tersangka dijerat pasal 244 KUHP subsider Pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Megapolitan
JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

Megapolitan
Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Megapolitan
Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Megapolitan
Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Megapolitan
220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X