DPRD Sebut Anies Sering ke Luar Negeri tapi Tak Bawa Hasil Bagi Jakarta

Kompas.com - 12/07/2019, 15:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) seusai melantik 16 pejabat pemprov DKI Jakarta, Senin (8/7/2019) RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) seusai melantik 16 pejabat pemprov DKI Jakarta, Senin (8/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI William Yani menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu sering ke luar negeri namun tak membawa hasil apa-apa bagi Jakarta.

"Jadi menurutku keseringan dia ke luar negeri. Iya, dan saya enggak tahu apa yang dia lakukan itu hasilnya apa," ucap William saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

William mengatakan, memang tidak ada larangan Anies ke luar negeri. Namun, saat ini Jakarta sedang tidak memiliki Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berarti tak ada yang mengurus Ibu Kota selain Anies.


Ia pun menyebut Jakarta bak berjalan secara autopilot meski ada Anies maupun tidak.

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Berharap Kunjungan Anies ke Kolombia Bermanfaat

"Menurut saya sih Anies enggak ngurusin sama sekali, Jakarta jadi kayak autopilot. Jakarta itu bergerak autopilot, enggak ada dia pun ya berjalan begini-begini saja," kata dia.

William juga membandingkan kunjungan kerja yang dilakukan Anies dengan beberapa Gubernur DKI Jakarta sebelumnya yang melakukan kunjungan tetapi memiliki dampak bagi Jakarta.

"Kan beda dengan Ahok atau Djarot ke Belanda untuk meninjau, misalnya bagaimana cara mengatasi banjir, bagaimana mengatasi rob. Ada targetnya. Jadi menurut saya Gubernur DKI ini memang sama sekali tidak berniat mengurusi Jakarta," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Anies menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Kolombia, Amerika Selatan, pada 10-12 Juli 2019.

Dalam forum ini, Anies akan menjadi pembicara dalam C40 High-Level Event, yaitu roundtable discussion bertema "How to Make Low Carbon Mobility in Cities a Bigger Movement?".

Baca juga: Anies Diundang ke Amerika Serikat untuk Jelaskan Persoalan Jakarta dan Indonesia

Anies bertolak menuju Kolombia pada 9 Juli 2019 malam. Setelah dari Kolombia, dia akan ke Amerika Serikat. Kemudian Anies akan kembali ke Jakarta pada 16 Juli 2019.

"Di Kolombia menjadi narasumber, kemudian nanti ke US (Amerika Serikat) ada beberapa agenda," ujar Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/7/2019).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X