Jalan Ditutup Selama Milo Run 2019, Ini Rekayasa Lalu Lintas pada Minggu Pagi

Kompas.com - 13/07/2019, 18:19 WIB
Para peserta mulai berlari pada kompetisi BNI - UI Half Marathon 2019 di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (7 juli 2019). Tahun ini merupakan tahun ketiga BNI menjadi sponsor utama BNI UI Half Marathon. Dukungan BNI pada perhelatan ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan korporasi terhadap dunia pendidikan. Sekaligus menjadi bagian dari rangkaian HUT ke- 73 BNI. Para peserta mulai berlari pada kompetisi BNI - UI Half Marathon 2019 di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (7 juli 2019). Tahun ini merupakan tahun ketiga BNI menjadi sponsor utama BNI UI Half Marathon. Dukungan BNI pada perhelatan ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan korporasi terhadap dunia pendidikan. Sekaligus menjadi bagian dari rangkaian HUT ke- 73 BNI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas selama acara Jakarta International Milo Run 2019 pada Minggu (14/7/2019).

Kegiatan ini akan mulai pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB.

"Secara keseluruhan pelaksanaan lari 10K, 5K, dan Family Run dimulai dari start di Kawasan Epicentrum," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/7/2019).

Untuk rute 10 K akan dimulai dari Jl. Epicentrum Utama Raya — Jl. HR. Rasuna Said — putar balik diatas Underpasss Kuningan — kembali ke Jl. HR. Rasuna Said ke arah Utara — naik fly over Jl. Hos Cokroaminoto — kupingan Jl. Sumenep — Jl. Latuharhari — Jl. Cimahi — Jl. Dr. Kusuma Atmaja — Jl. Hos Cokroaminoto - Jl. HR. Rasuna Said - Finish di Jl. Epicentrum Utama Raya.

Lalu untuk rute 5 K dimulai dari Jl. Epicentrum Utama Raya — Jl. HR. Rasuna Said — masuk underpass Kuningan - putar balik - kembali ke Jl. HR. Rasuna Said ke arah Utara — putar balik ke Selatan di depan RS. MMC - Finish di Jl. Epicentrum Utama Raya.

Rute Family Run dimulai dari Jl. Epicentrum Utama Raya — Jl. HR. Rasuna Said — putar balik ke arah Utara di depan Kedubes Malaysia — putar balik ke Selatan di depan RS. MMC - Finish di Jl. Epicentrum Utama Raya.

Ruas jalan akan ditutup pada Sabtu malam pukul 23.00 WIB hingga Minggu pukul 09.00 WIB.

Berikut rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan:

Lalu lintas dari arah Selatan (Mampang) yang akan menuju Selatan (Menteng) melalui underpass Kuningan dialihkan keluar di off ramp tengah menuju Simpang Kuningan — dan seterusnya (ada pekerjaan pembuatan ramp putar balik pelari).

Untuk jalan yang ditutup pada pukul 05.00 - 09.00 WIB rekayasa lalin sebagai berikut :

1. Simpang Imam Bonjol ditutup Lalu lintas yang dari arah Utara (Menteng) menuju Selatan (Kuningan) dialihkan melalui Jl. Imam Bonjol — Jl. Diponegoro — Jl. Matraman - Jl. Galunggung — Jl. Sultan Agung — Jl. Minangkabau — Jl. Saharjo — Jl. Supomo — dan seterusnya.

2. Lalu Lintas di Jl. Casablanca yang dari Timur (Kampung Melayu) yang akan menuju Selatan (Kuningan) dan dari arah Barat (Tanah Abang) Menuju Utara (Menteng) masih dapat menggunakan jalur lambat Jl. HR. Rasuna Said, tetapi bersifat situasional (ketika perlari melintas lalu lintas akan di tutup).

3. Simpang Kuningan juga akan diberlakukan penutupan dan pengalihan lalu lintas secara situasional (ketika perlari melintas lalu lintas akan di tutup).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

Megapolitan
[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

Megapolitan
Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X