Sekolah Swasta di Bekasi Merasa Dianaktirikan dan Akan Gelar Aksi di Depan Wali Kota

Kompas.com - 16/07/2019, 07:22 WIB
SMP swasta di Bekasi berusaha bertahan dengan jumlah siswa baru yang hanya 1 digit pada tahun ajaran 2019/2020. Vitorio MantaleanSMP swasta di Bekasi berusaha bertahan dengan jumlah siswa baru yang hanya 1 digit pada tahun ajaran 2019/2020.

BEKASI, KOMPAS.com - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Bekasi yang berlangsung selama dua minggu pada awal Juli lalu rupanya menyisakan polemik.

Hujan kritik datang dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, yang merasa keberadaan sekolah-sekolah swasta semakin dianaktirikan dalam berbagai aspek.

Sejumlah pengelola sekolah swasta di Bekasi pun resah lantaran jumlah peserta didik baru yang diterima semakin ciut, karena Pemerintah Kota Bekasi dinilai pilih kasih terhadap pengelolaan sekolah negeri dan swasta.


"Kami minta pendidikan itu tidak ada dikotomi antara negeri dan swasta. Jangan perhatian setengah-setengah kepada swasta," kata Sekretaris BMPS Kota Bekasi Ayung Sardi Dauly saat dihubungi, Senin (15/7/2019).

" Sekolah negeri tiap tahun dibangun, sekolah swasta dibangun oleh masyarakat tapi tidak dapat siswa karena siswa yang ada berbondong-bondong masuk sekolah negeri karena pemerintah kota janjikan gratis," imbuhnya.

Merasa tak dilibatkan jelang PPDB

Menurut Ayung, sebelum PPDB 2019 dimulai, sekolah-sekolah swasta di Bekasi tak dilibatkan dalam dua hal.

Pertama, soal perhitungan kursi. Ayung menuding Pemkot Bekasi hanya menghitung daya tampung siswa-siswi berdasarkan penghitungan kursi sekolah negeri.

"Bukan sekolah swasta enggak kompetitif. Pemkot menghitung kebutuhan ruang kelas itu hanya di sekolah negeri, yang swasta dia enggak hitung. Sehingga, mereka berpatokan dari hasil itu, karena masih kurang, mereka tambah unit sekolah baru," ia menjelaskan.

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laju Pertumbuhan Penduduk Bekasi Menurun dalam 5 Tahun Belakangan

Laju Pertumbuhan Penduduk Bekasi Menurun dalam 5 Tahun Belakangan

Megapolitan
Warga Antusias Swafoto di Sekitar Mobil Listrik di Monas

Warga Antusias Swafoto di Sekitar Mobil Listrik di Monas

Megapolitan
PT KAI Disebut Belum Tentukan Besaran Uang Kerohiman Proyek Double Track Bogor-Sukabumi

PT KAI Disebut Belum Tentukan Besaran Uang Kerohiman Proyek Double Track Bogor-Sukabumi

Megapolitan
Sudah Uzur dan Rawan Anjlok, 4 Lift di Kantor Wali Kota Jakarta Timur Akan Diganti

Sudah Uzur dan Rawan Anjlok, 4 Lift di Kantor Wali Kota Jakarta Timur Akan Diganti

Megapolitan
Wacana Pembangunan Rusunawa Bantargebang Memudar

Wacana Pembangunan Rusunawa Bantargebang Memudar

Megapolitan
Truk Terguling di Jalan Layang Antasari

Truk Terguling di Jalan Layang Antasari

Megapolitan
Sebuah Rumah Tua Ada di Tengah Apartemen Mewah Jakpus, Ini Kisah Sang Pemilik

Sebuah Rumah Tua Ada di Tengah Apartemen Mewah Jakpus, Ini Kisah Sang Pemilik

Megapolitan
Sudin LH Tetap Pasang Alat Pengukuran Udara untuk Hilangkan Trauma Warga Cilincing

Sudin LH Tetap Pasang Alat Pengukuran Udara untuk Hilangkan Trauma Warga Cilincing

Megapolitan
TPST Bantargebang Diprediksi Overload 2021, Bekasi Belum Tahu Rencana DKI

TPST Bantargebang Diprediksi Overload 2021, Bekasi Belum Tahu Rencana DKI

Megapolitan
Cegah Jalur Sepeda Diserobot Kendaraan, DKI Akan Pasang Pembatas Beton

Cegah Jalur Sepeda Diserobot Kendaraan, DKI Akan Pasang Pembatas Beton

Megapolitan
Oktober 2019, Kamera ETLE Akan Dipasang di Jalan Tol

Oktober 2019, Kamera ETLE Akan Dipasang di Jalan Tol

Megapolitan
Ribuan Rumah Terkena Penggusuran Proyek Jalur Ganda Bogor-Sukabumi, Warga Pasrah

Ribuan Rumah Terkena Penggusuran Proyek Jalur Ganda Bogor-Sukabumi, Warga Pasrah

Megapolitan
Transpatriot Bekasi Mulai Berbayar Pekan Depan

Transpatriot Bekasi Mulai Berbayar Pekan Depan

Megapolitan
Sudin LH Pasang Alat Pemantau Kualitas Udara di SD 07 Cilincing

Sudin LH Pasang Alat Pemantau Kualitas Udara di SD 07 Cilincing

Megapolitan
Niat Imam Rayakan Ulang Tahun Kandas karena Kecelakaan Ambulans di Tol Pejagan

Niat Imam Rayakan Ulang Tahun Kandas karena Kecelakaan Ambulans di Tol Pejagan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X