Politisi PSI: Bukannya Saling Terima Kasih, Malah Melaporkan Saya...

Kompas.com - 16/07/2019, 20:05 WIB
Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Kantor DPP PSI DKI Jakarta,Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Kantor DPP PSI DKI Jakarta,Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest mengatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta seharusnya berterima kasih kepada dirinya.

Sebab, ia memilih membeberkan adanya politik uang dalam pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta alih-alih melaporkannya ke polisi.

Bahkan Ia meminta agar anggota DPRD mengingatkan satu sama lain agar tak ada yang terkena politik uang.

Hal ini disampaikan untuk menanggapi Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI yang akan melaporkannya ke polisi.

"Silakan saja haknya beliau (melaporkan). Saya pikir begini mungkin harusnya teman-teman anggota Dewan berterima kasih sudah ada partai yang mencegah adanya politik uang. Jadi bukannya saling terima kasih atau mengingatkan satu sama lain, malah melaporkan saya, itu hal janggal," ucap Rian saat dihubungi, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Pansus Wagub DKI: PSI Jangan Gurui KPK, Seakan Paling Peduli Urusan Antikorupsi

Meski demikian Rian mengatakan sah-sah saja jika Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN Taufiqurrahman melaporkan dirinya.

"Niatan kami dari PSI ingin cegah politik uang. Kalau ada pihak-pihak enggak berkenan, enggak suka ingin melaporkan, itu sah-sah saja," kata dia.

Rian memastikan bahwa dirinya akan datang saat dipanggil oleh kepolisian nanti.

Namun Ia akan tetap merahasiakan nama elite politik yang memberitahukan mengenai politik uang untuk menjaga privasi.

"Apapun yang ditanya pasti akan saya jawab. Kalau dipanggil akan datang karena saya dapat info dari elite politik. Saya harus rahasiakan identitas beliau, saya harus hormati beliau sudah terbuka sama saya," jelasnya.

Baca juga: PSI Tak Berniat Bikin Gaduh Saat Sebut Ada Politik Uang Dalam Pemilihan Wagub DKI

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Megapolitan
Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Megapolitan
Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Megapolitan
Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Megapolitan
Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Megapolitan
Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Megapolitan
Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X