Ketua Fraksi Demokrat di Luar Kota, Pimpinan Lain Pun Absen dari Rapimgab

Kompas.com - 17/07/2019, 10:17 WIB
Rapimgab DPRD DKI Jakarta membahas mekanisme pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta, Rabu (13/3/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARRapimgab DPRD DKI Jakarta membahas mekanisme pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta, Rabu (13/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahan mengaku tak menghadiri rapat pimpinan gabungan (rapimgab) pembahasan tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pada Selasa (16/7/2019), karena sedang berada di luar kota.

Meski demikian, Taufiq mengaku sudah mengetahui ada agena rapimgab pada hari itu.

"Saya lagi ke luar kota," ucap Taufiqurrahman saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam.

Selain Taufiq, pimpinan fraksi Demokrat yang digabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan komposisi Neneng Hasanah sebagai wakil ketua, sekretaris Bambang Kusumanto, dan wakil sekretaris Muhammad Hasan juga tak hadir mewakili fraksi.

Baca juga: Anggota DPRD Kerap Absen, Rapimgab Pemilihan Wagub DKI Pun Molor Berkali-kali...

"Harusnya bisa (diwakili), kan pimpinan fraksi selain saya sebagai ketua ada sekretaris," kata Taufiq.

Tetapi Taufiq tak memaparkan alasan gamblang mengapa ketiga pimpinan fraksi turut tak hadir dalam rapimgab kemarin.

Untuk diketahui, rapimgab yang sejatinya dilangsungkan untuk membahas tata tertib pemilihan wagub DKI pada Selasa (16/7/2019) kemarin ditunda untuk kali ketiga karena hanya lima fraksi yang hadir, yaitu PDIP, Gerindra, PKS, Nasdem, dan Hanura.

Sementara fraksi PPP, PKB, Demokrat, PAN, dan Golkar tak hadir dalam kesempatan itu.

Baca juga: Tak Hadir Rapimgab DPRD DKI, Fraksi Golkar Beralasan Tak Dapat Undangan

Sedianya rapimgab dilaksanakan pada Rabu (10/7/2019), tetapi ditunda dan dijadwal ulang menjadi Senin (15/7/2019) karena banyak pimpinan fraksi DPRD yang tidak hadir. Namun, nyatanya rapat kedua pun kembali diundur dengan alasan tidak kuorum.

Adapun, panitia khusus pemilihan wagub DKI telah selesai membahas draf tata tertib pemilihan wagub pada Selasa (9/7/2019).

Draf tatib harus dibahas dalam rapimgab DPRD DKI Jakarta. Setelah disetujui dalam rapimgab, draf tersebut akan disahkan dalam rapat paripurna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Megapolitan
LRT Jakarta Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

LRT Jakarta Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

Megapolitan
Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP Rp 0 Terkait Dugaan Korupsi

Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP Rp 0 Terkait Dugaan Korupsi

Megapolitan
Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Megapolitan
Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Megapolitan
Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Tunggu Pengumuman Resmi KPK untuk Tindak Lanjuti Penonaktifan Dirut Sarana Jaya

Pemprov DKI Tunggu Pengumuman Resmi KPK untuk Tindak Lanjuti Penonaktifan Dirut Sarana Jaya

Megapolitan
Penculikan di Tebet, Pelaku Kesal karena Duga Korban Gelapkan Aset Perusahaan

Penculikan di Tebet, Pelaku Kesal karena Duga Korban Gelapkan Aset Perusahaan

Megapolitan
Depok Terima Lagi 63.500 Dosis Vaksin Covid-19

Depok Terima Lagi 63.500 Dosis Vaksin Covid-19

Megapolitan
Periode Januari-Maret 2021, 16.157 Orang di Jakut Ditindak karena Tak Pakai Masker Saat Beraktivitas

Periode Januari-Maret 2021, 16.157 Orang di Jakut Ditindak karena Tak Pakai Masker Saat Beraktivitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri di Tebet Diringkus Polisi, Motor hingga Korek Api Berbentuk Pistol Disita

Komplotan Pencuri di Tebet Diringkus Polisi, Motor hingga Korek Api Berbentuk Pistol Disita

Megapolitan
Sarana Jaya Tunggu Hasil Penyidikan KPK Soal Dugaan Korupsi pada Proyek Rusun DP Rp 0

Sarana Jaya Tunggu Hasil Penyidikan KPK Soal Dugaan Korupsi pada Proyek Rusun DP Rp 0

Megapolitan
Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Kantor MUI Tangsel, Bersembunyi Saat Akan Ditangkap

Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Kantor MUI Tangsel, Bersembunyi Saat Akan Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X