Cari Penyebab Kebakaran 30 Rumah di Cipinang, Polisi Periksa 4 Warga

Kompas.com - 17/07/2019, 15:49 WIB
Korban kebakaran yang mengungsi Jalan Cipinang Jaya, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jakarta Timur, Sabtu (6/7/2019) pagi KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAKorban kebakaran yang mengungsi Jalan Cipinang Jaya, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jakarta Timur, Sabtu (6/7/2019) pagi
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa empat warga untuk mengungkap penyebab kebakaran pada 30 rumah di Jalan Cipinang Jaya I, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Namun hingga saat ini penyebab kebakaran 30 rumah itu belum terungkap dan masih dalam penyelidikan polisi.

"Ada empat saksi yang sudah kita ambil keterangannya dan nanti mungkin masih bisa bertambah lagi. Hasil penyelidikan sementara api itu berasal dari rumah Bu Arni," kata Hery saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/7/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya tidak bisa menentukan kapan hasil penyelidikan penyebab kebakaran selesai. Sebab, penyelidikan tersebut melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dan menunggu hasil uji laboratorium.

Baca juga: Korban Kebakaran Cipinang Direlokasi ke Rusun Jatinegara Kaum

Sejauh ini, korsleting listrik masih menjadi dugaan sementara penyebab kebakaran 30 rumah itu terjadi.

"Yang bisa memutuskan korsleting listrik itu kalau di situ ada sekringnya. Kalau dia enggak pakai pengaman listrik ya jalan terus (korsleting)," ujar Hery.

Sebelumnya, sebanyak 47 KK atau 147 jiwa menjadi korban kebakaran 30 rumah di Cipinang yang terjadi pada Sabtu (6/7/2019) lalu.

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden kebakaran tersebut. Sebagian besar KK yang kehilangan rumah diberikan hunian oleh Pemprov DKI Jakarta ke Rusun Jatinegara Kaum. Sedangkan sisanya ada yang memilih memperbaiki rumah yang rusak dan ada yang menyewa kontrakan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X