Penumpang Mengeluh Naik Ojol Harus di Lay Bay Stasiun Bekasi

Kompas.com - 17/07/2019, 21:03 WIB
Kondisi lay bay Stasiun Bekasi yang juga ditempati sejumlah angkot dan bis kecil.Vitorio Mantalean Kondisi lay bay Stasiun Bekasi yang juga ditempati sejumlah angkot dan bis kecil.

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) mengaku tak sepakat dengan larangan naik-turun ojek online ( ojol) di Indomaret Juanda depan Stasiun Bekasi.

Pasalnya, area lay bay yang ditentukan sebagai titik antar-jemput ojol dinilai karut-marut.

"Malas, macet kan keluarnya. Coba saja lihat sendiri, berapa banyak angkot sama bus-bus Cikarang itu ngantre ngetem keluar?" kata Indah (30) saat menanti ojek online sepulang kerja di Indomaret Juanda, Rabu (17/7/2019) sore.

"Terus bayangin, kalau jam-jam kayak sekarang atau entar malam lebih membeludak lagi, semua penumpang tumpah-ruah cuma buat jalan ke lay bay, nyempil-nyempil di antara angkot-angkot itu," imbuhnya.


Penumpang lain, Rosiana (22) punya pendapat serupa. Menurutnya, harus ada pembenahan total di Stasiun Bekasi terkait moda transportasi lanjutan setelah penumpang turun dari KRL.

Menurut dia, kenyamanan penumpang tetap harus menjadi prioritas.

Baca juga: Polisi Beri Waktu 2 Pekan bagi Ojol Stasiun Bekasi Pindah Lokasi Antar-Jemput

"Kalau tetap dibiarin gini tapi kita dipaksa pindah ke lay bay, ya namanya nyusahin penumpang saja," kata dia.

" Memang sih di jalan mungkin bikin macet segala macam, tapi kan itu fakta kalau memang pemerintah belum siap bikin fasilitas yang memadai dan win-win buat semua," jelas Rosiana yang hendak pulang ke kediamannya di Pekayon.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di Stasiun Bekasi pada Rabu (17/7/2019) sore, stasiun tersebut memang berjubal penumpang seperti hari-hari kerja sebelumnya.

Deretan angkot berwarna merah dan elf jurusan Cikarang mengetem di pintu keluar sambil menunggu mobilnya penuh penumpang.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Megapolitan
Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Megapolitan
Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Megapolitan
MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

Megapolitan
Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Megapolitan
Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Megapolitan
25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

Megapolitan
Wali Kota Pepen Disarankan Bikin Referendum Berkait Wacana Bekasi Gabung Jakarta

Wali Kota Pepen Disarankan Bikin Referendum Berkait Wacana Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Kala Pelanggan Setia Mengenang Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki

Kala Pelanggan Setia Mengenang Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Pengemudi Taksi Online Unjuk Rasa di Balai Kota Tuntut Pengecualian Ganjil Genap

Pengemudi Taksi Online Unjuk Rasa di Balai Kota Tuntut Pengecualian Ganjil Genap

Megapolitan
Dituduh Ganggu Ketertiban Umum, Ustaz Abdul Somad Dilaporkan ke Polisi

Dituduh Ganggu Ketertiban Umum, Ustaz Abdul Somad Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Ini Kondisi Bantaran Kali Ciliwung Pasca Pembongkaran Tanah Reklamasi...

Ini Kondisi Bantaran Kali Ciliwung Pasca Pembongkaran Tanah Reklamasi...

Megapolitan
Jika digusur, Warga Bantaran Kali Ciliwung Pilih Ganti Rugi daripada Pindah ke Rusun

Jika digusur, Warga Bantaran Kali Ciliwung Pilih Ganti Rugi daripada Pindah ke Rusun

Megapolitan
Terkena Revitalisasi, Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki Ditutup

Terkena Revitalisasi, Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki Ditutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X