Kasus Kecelakaan Lalu Lintas antara Jeep Rubicon dengan Panitia Milo Run Berakhir Damai

Kompas.com - 18/07/2019, 08:50 WIB
Ilustrasi kecelakaan nastenkapekaIlustrasi kecelakaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus kecelakaan lalu lintas antara pengendara Jeep Rubicon berinisial PDK dengan panitia lomba lari Milo 10K atau Milo Run, Lena Marissa diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Baca juga: Rubicon Tabrak Seorang Wanita dan Terobos Garis Finis Milo Run

Kesepakatan damai

Pihak tersangka dan korban telah sepakat untuk menandatangani surat kesepakatan damai bermaterai di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan, tempat Lena mendapatkan perawatan guna menyembuhkan luka-lukanya pada Rabu (17/7/2019).

Dalam penandatanganan surat kesepakatan tersebut, Lena diwakili oleh suaminya, LC Batanggor Simanjuntak. Sementara PDK bertindak atas dirinya sendiri.

Baca juga: Pengendara Rubicon dan Panitia Milo Run Sepakat Damai

"Kami menyadari bahwa kecelakaan ini bukan karena unsur kesengajaan, tapi merupakan suatu musibah," jelas PDK dalam keterangan persnya, Rabu.

Oleh karena itu, PDK siap menanggung seluruh biaya pengobatan Lena di Rumah Sakit MMC Jakarta sekaligus biaya perbaikan motor Yamaha N-Max nomor B 4983 TSA milik Lena yang rusak akibat kecelakaan tersebut.

PDK juga membantah berupaya melarikan diri setelah menabrak Lena. Ia mengaku sempat mengantarkan Lena ke rumah sakit ditemani seorang saksi bernama Ayu Anita.

"Saya pulang sekitar pukul 07.40 WIB untuk membersihkan diri dan istirahat. Siangnya saya berniat datang lagi," katanya.

Tersangka tidak ditahan

Dalam kasus ini, polisi memutuskan tidak menahan PDK walaupun ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X