Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Kompas.com - 18/07/2019, 09:44 WIB
Dua pebalap dari komunitas kurir sepeda Westbike Messenger Service (WMS), Arga Budirahman dan Arvy Kheren Laurence untuk berlaga pada balap Saigon Criterium di Ho Chi Minh City, Vietnam, Minggu (12/8/2018). Dok. Westbike Messenger Service (WMS)Dua pebalap dari komunitas kurir sepeda Westbike Messenger Service (WMS), Arga Budirahman dan Arvy Kheren Laurence untuk berlaga pada balap Saigon Criterium di Ho Chi Minh City, Vietnam, Minggu (12/8/2018).

Profesi kurir sepeda juga memiliki wadah organisasi, baik di tingkat internasional maupun nasional.

Westbike Messenger Service juga memelopori terbentuknya Indonesia Bike Messenger Association (IBMA).

IBMA menghimpun komunitas-komunitas sepeda di sejumlah kota untuk menyediakan layanan kurir sepeda hingga terbentuk di 25 kota di Indonesia dengan kurir berjumlah sekitar 200 orang.

Layanan kurir sepeda ini selain di Jakarta juga ada di Lampung, Mendang, Surabaya, dan Bandung.

Dari sekian banyak komunitas kurir sepeda, hanya WMS satu-satunya berstatus badan usaha beralamat di Jalan Kebayoran Lama Nomor 27, Jakarta Barat.

WMS dan IBMA juga melatih potensi para kurir tidak hanya lihai dalam bekerja, tapi juga jago balapan sepeda The Cycle Messenger World Championship (CMWC). Pemenang kejuaraan ini menyandang gelar juara dunia kurir sepeda.

Kejuaraan tahunan ini digelar berpindah-pindah dari satu negara ke negara lainnya. Pada kejuaraan ke-23 tahun 2015 di Melbourne, Australia, untuk pertama kali Indonesia ikut serta.

Selanjutnya terus bergilir pada 2016, 2017 di Montreal, Kanada, IBMA menawarkan diri menjadi tuan rumah CMWC ke-27 di Jakarta.

Bak gayung bersambut, tawaran yang dibuat dengan segala persiapan matang diterima forum CMWC yang memutuskan Jakarta sebagai tuan rumah kejuaraan ke-27 pada 2019.

Agustus mendatang, Jakarta akan kedatangan para kurir sepeda dari berbagai negara. Panitia mencatat 187 peserta dari 23 negara yang mendaftarkan dirinya.

Kejuaraan akan berlangsung selama lima hari, mulai  21 sampai 26 Agustus diawali dengan prakegiatan di Bali pada 16-17 Agustus mendatang.

"Walaupun mereka kurir sepeda, tapi mereka punya prestasi ikut lomba di luar negeri," kata Hendi bangga.

Selain mengasah potensi sebagai pembalap, kurir sepeda juga dilatih jiwa bisnisnya untuk menjual produk-produk 'apparel' sepeda, sehingga profesi ini diyakini mampu bertahan pada era industri 4.0.  

Tak mulus

Menjalani profesi kurir sepeda tak semulus adegan film "Premium Rush". Berbagai rintangan dan tantangan masih perlu dihadapi, mulai dari sarana prasarana jalan dan lintasan sepeda yang belum tersedia menyeluruh, kondisi jalanan kurang mulus, rambu-rambu pesepeda masih abu-abu.

Selain itu, kebutuhan tempat parkir dan fasilitas kamar mandi umum bagi para pesepeda mandi.

"Karena kita negara tropis, bersepeda di bawah suhu panas ini bisa dibayangkan banyak keringat. Fasilitas kamar mandi bagi pesepeda paling dibutuhkan," kata Hendi yang tengah menantikan kelahiran buah hati keduanya.

Jalan Ibu Kota Jakarta belum ramah bagi pesepeda adalah tantangan yang harus dihadapi Akmal (31).

Pria lulusan D-III perhotelan ini baru memulai usahanya sebagai kurir sepeda. Niatnya tidak hanya untuk bekerja, tapi ingin mengurangi polusi Jakarta.

"Selain hobi, memang saya juga ingin mengurangi polusi terutama di wilayah saya Jakarta Barat," katanya.

Mereka terus bersemangat membangun budaya ramah lingkungan melalui profesinya sebagai kurir sepeda.

Aktivitas mereka juga menjadi bagian dari kampanye mewujudkan "go green".

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Megapolitan
Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Megapolitan
Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Megapolitan
Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X