Singgung Politik Uang dalam Pilwagub DKI, Rian Ernest Dilaporkan atas Kasus Penyebaran Hoaks

Kompas.com - 18/07/2019, 17:33 WIB
Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).RINDI NURIS VELAROSDELA Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Taufiqurrahman resmi melaporkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest. 

Rian dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Laporan tersebut terdaftar dalam nomor laporan polisi LP/4341/VII/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tanggal 18 Juli 2019. 


Menurut Taufiq, Rian seharusnya melaporkan dugaannya terkait politik uang pada pemilihan wakil gubernur DKI ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Saya berharap dari kejadian ini, kalau sekiranya ada hal-hal yang mengganjal, mencurigakan apalagi menyerempet kasus korupsi, sebaiknya langsung lapor. Ada mekanismmenya pelaporan korupsi bisa ke KPK, Kepolisian, atau Kejaksaan," kata Taufiq di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Taufiq menilai, pernyataan terkait dugaan politik uang yang disampaikan Rian kepada publik dapat menimbulkan fitnah.

Selain itu, kata Taufiq, pernyataan Rian juga merugikan dirinya sebagai anggota DPRD DKI. Padahal, Taufiq mengaku tak mengenal Rian secara pribadi. 

"Menyebarkan di media terkait politik uang itu cenderung berpotensi menjadi fitnah. Saya merasa dirugikan," ungkap Taufiq. 

Dalam laporannya, Taufiq menyertakan sejumlah barang bukti di antaranya keterangan pers Rian Ernest dan rekaman video. 

Baca juga: DPRD DKI Dikritik karena Reaktif terhadap Politisi PSI tapi Tak Selesaikan Pemilihan Wagub

Pasal yang disangkakan dalam laporan tersebut adalah Pasal 310 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 311 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1, 2 UU No. 1 Tahun 1945 Tentang Peraturan Hukum Pidana. 

Sebelumnya, Rian mengatakan, pihaknya menduga ada politik uang dalam pemilihan wagub DKI. Dugaan tersebut didapat dari dua elite politik DKI Jakarta.

"Saya sudah mendengar dari dua elite politik di kesempatan yang berbeda. Artinya ini masih rumor tapi sudah harus jadi perhatian kita semua. Karena kan kalau sekadar rumor kita tidak bisa pegang, tapi kan ada rumor kalau ada (transaksi) uang," ucap Rian di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

Ia menyebut, transaksi uang tersebut ada agar para anggota DPRD mau datang dan memenuhi kuorum pemilihan wagub DKI Jakarta.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Gugatan Polusi Udara Jakarta Dilanjutkan, Perwakilan Presiden dan Gubernur Diharapkan Hadir

Sidang Gugatan Polusi Udara Jakarta Dilanjutkan, Perwakilan Presiden dan Gubernur Diharapkan Hadir

Megapolitan
Di Mata Saudara, Sosok Mendiang Dwi Koen Dikenal Humoris

Di Mata Saudara, Sosok Mendiang Dwi Koen Dikenal Humoris

Megapolitan
Stadion BMW Akan Jadi Tempat Perhelatan Piala Dunia U-20

Stadion BMW Akan Jadi Tempat Perhelatan Piala Dunia U-20

Megapolitan
Bus Transpatriot Rute Baru Gratis sampai Awal September

Bus Transpatriot Rute Baru Gratis sampai Awal September

Megapolitan
Pastikan JIS Jadi Stadion Standar Internasional, Jakpro Koordinasi dengan FIFA

Pastikan JIS Jadi Stadion Standar Internasional, Jakpro Koordinasi dengan FIFA

Megapolitan
Dua Rute Baru Transpatriot Bekasi Resmi Beroperasi Mulai Hari Ini

Dua Rute Baru Transpatriot Bekasi Resmi Beroperasi Mulai Hari Ini

Megapolitan
Hari Ini, Kivlan Zen Diserahkan ke Kejari Jakarta Pusat

Hari Ini, Kivlan Zen Diserahkan ke Kejari Jakarta Pusat

Megapolitan
Polisi Kesulitan Tangkap Pak Ogah yang Lecehkan Pengendara Motor di Bintaro

Polisi Kesulitan Tangkap Pak Ogah yang Lecehkan Pengendara Motor di Bintaro

Megapolitan
Kontainer Hampir Tersangkut JPO Sebabkan Kemacetan Panjang di Jalan Sudirman Bekasi

Kontainer Hampir Tersangkut JPO Sebabkan Kemacetan Panjang di Jalan Sudirman Bekasi

Megapolitan
Polisi Imbau Apartemen dan Hotel Perketat Keamanan demi Hindari Tindakan Asusila

Polisi Imbau Apartemen dan Hotel Perketat Keamanan demi Hindari Tindakan Asusila

Megapolitan
Jakpro Tetap Bangun Jakarta Internasional Stadium Meski Lahannya Sengketa

Jakpro Tetap Bangun Jakarta Internasional Stadium Meski Lahannya Sengketa

Megapolitan
Ini Sebabnya Ganja Jadi Narkoba yang Paling Banyak Dipasarkan ke Mahasiswa

Ini Sebabnya Ganja Jadi Narkoba yang Paling Banyak Dipasarkan ke Mahasiswa

Megapolitan
Warga Jelupang Minta Kondisi Jalan Dikembalikan Seperti Awal

Warga Jelupang Minta Kondisi Jalan Dikembalikan Seperti Awal

Megapolitan
Ganggu Pejalan Kaki, PKL dan Ojol yang Kerap Mangkal di Trotoar Lenteng Agung Ditertibkan

Ganggu Pejalan Kaki, PKL dan Ojol yang Kerap Mangkal di Trotoar Lenteng Agung Ditertibkan

Megapolitan
Ancaman di Balik Ganja yang Memabukkan...

Ancaman di Balik Ganja yang Memabukkan...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X