Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran yang Landa 15 Kios di Bekasi

Kompas.com - 18/07/2019, 22:46 WIB
Kebakaran Melanda Belasan Lapak Warung Makan di jalanan sekitar Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (18/7/2019).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Kebakaran Melanda Belasan Lapak Warung Makan di jalanan sekitar Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (18/7/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Seksi Rencana Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Yana Rahyana mengatakan, tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang melanda 15 kios di jalanan sekitar Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (18/7/2019).

"Sementara tidak ada korban jiwa. Ada 15 kios yang terbakar, luas area sekitar 700 meter," kata Yana saat dikonfirmasi wartawan, Kamis.

Dia menjelaskan, api berasal dari tumpukan sampah yang terbakar di belakang 15 kios tersebut. Adapun 15 kios yang terbakar itu berupa kios makanan, sembako, dan jual lukisan.


Baca juga: Kebakaran Landa Warung Makan di Sekitar Lapangan Multiguna Bekasi

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api.

"Itu berawal dari pembakaran sampah dan merembet ke lapak," ujar Yana.

Pantauan Kompas.com pukul 22.00 WIB, api masih melalap 15 kios itu. Warga tampak memenuhi area sekitar lokasi kebakaran.

Sejumlah jalan pun ditutup untuk melancarkan pemadaman. Jalan yang ditutup yakni, Jalan Sersan Aswan, Jalan Multiguna dan Jalan Lapangan Bekasi Tengah.

Hingga kini proses pemadaman api masih berlangsung.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Megapolitan
Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Megapolitan
Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Megapolitan
Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X