Cerita Hotman Paris Damaikan Garuda Indonesia dan Youtuber Rius Vernandes

Kompas.com - 19/07/2019, 11:37 WIB
Pengacara yang juga pembawa acara Hotman Paris Hutapea saat ditemui di Peluncuran Trailer film Aib #Cyberbully, di Plaza Senayan, Senin (2/7/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Pengacara yang juga pembawa acara Hotman Paris Hutapea saat ditemui di Peluncuran Trailer film Aib #Cyberbully, di Plaza Senayan, Senin (2/7/2018).
JAKARTA, KOMPAS.com - Garuda Indonesia mencabut laporan terhadap Youtuber Rius Vernandes dan kekasihnya, Elwiyana Monica. Laporan dicabut menyusul mediasi yang dilakukan kedua belah pihak.
 
Sebelumnya, serikat karyawan Garuda Indonesia melaporkan kedua Youtuber atas tuduhan pencemaran nama baik atas review yang diberikan terhadap pelayanan kelas bisnis maskapai tersebut. 
 
Ada nama pengacara Hotman Paris di tengah perdamaian Garuda Indonesia dengan Youtuber Rius Vernandes.
 
Hotman mengatakan, mulanya ia dihubungi langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau biasa disapa Ari Askhara unruk menjadi pengacara mereka. Namun, Hotman menolak. 
 
"Saya bilang, untuk jadi kuasa hukum saya belum siap. Tapi untuk jadi mediator untuk cepat mengusahakan perdamaian, saya bersedia walaupun tidak dibayar," ujar Hotman kepada Kompas.com, Jumat (19/7/2019).
 
 
Hotman memandang kasus ini kurang elok untuk dilanjutkan. Apalagi, Garuda Indinesia merupakan maskapai besar milik bangsa Indonesia. Ari pun sepakat dengan rencana Hotman untuk berdamai.
 
Akhirnya, Hotman dan manajemen Garuda Indonesia melakukan pertemuan untuk membahas rencana mediasi. Pihak Garuda Indonesia pun menghubungi Rius dan disambut positif. 
 
Akhirnya, Jumat pagi di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Garuda Indonesia dan Rius beserta pengacaranya dipertemukan. 
 
 
Hotman mengatakan, yang dibahas dalam pertemuan tersebut hanya kesepakatan untuk berdamai, bukan ajang klarifikasi maupun penyampaian keberatan. 
 
"Teknik saya memediasi adalah tidak perlu membahas substansi kasus, tidak perlu menyatakan siapa salah, siapa benar. Pokoknya laporan dicabut, tidak ada saling lapor lagi. Selesai," kata Hotman. 
 
Pertemuannitu membuahkan perjanjian perdamaian yamg ditulis tangan dan didiktekan oleh Hotman. Kemudian, kesepakatan tersebut ditandatanganinkedua belah pihak. Dengan adanya perjanjian damai tersebut, maka masalah hukum antara keduanya selesai.
 
Hotman mengatakan, hari ini juga, pihak Garuda Indonesia mencabut laporan polisi terhadap Rius dan Elwi. 
 
 
"Bahkan Rius akan diundang Dirut Garuda untuk meninjau fasilitas Garuda agar lebih terbuka. Karena Garuda kan milik kita semua," kata Hotman. 
 
Kasus ini bermula dari unggahan Rius di akun Instagram-nya, @rius.vernandes. Ia mengunggah Instastory tentang menu makanan yang ditulis tangan di kelas bisnis Garuda Indonesia, pada Sabtu (13/7/2019) malam.
 
Ia juga mengunggah video di akun Youtube-nya berisi penjelasan soal kartu menu tersebut.
 
Dalam video berdurasi 21 menit 7 detik, Rius mengaku melihat penumpang lain yang duduk di depannya mendapatkan menu dengan tulisan tangan seperti yang ia unggah di Instagram pribadinya.
 
Rius pun mengungkapkan kekecewaannya karena kehabisan stok white wine dan merekam video penumpang lain yang punya kekecewaan yang sama. 
 
Pada Selasa (16/7/2019), di akun Instagramnya, Rius mengunggah foto dua amplop berisi surat panggilan untuk dirinya dan Elwi. Ternyata, Garuda Indonesia melaporkan keduanya ke Polres Bandara Soekarno-Hatta. 
 
Keduanya disangkakan Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 dan atau Pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 45A ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

Megapolitan
Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

Megapolitan
Fakta Seputar Edaran Jumat Bergamis Hitam yang Diketahui hingga Kini...

Fakta Seputar Edaran Jumat Bergamis Hitam yang Diketahui hingga Kini...

Megapolitan
Surat Edaran Jumat Bergamis Hitam, Berawal dari Kesalahpahaman Camat Ciputat dan Stafnya

Surat Edaran Jumat Bergamis Hitam, Berawal dari Kesalahpahaman Camat Ciputat dan Stafnya

Megapolitan
Kisah Awkarin Temui Driver Ojol yang Kehilangan Motor hingga Sumbang Biaya Sekolah Anak

Kisah Awkarin Temui Driver Ojol yang Kehilangan Motor hingga Sumbang Biaya Sekolah Anak

Megapolitan
Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

Megapolitan
Kisah Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi, Tak Ditengok Teman hingga Vonis Bebasnya

Kisah Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi, Tak Ditengok Teman hingga Vonis Bebasnya

Megapolitan
Mengenal Body Camera Anggota PJR yang Dilengkapi Fitur GPS hingga Emergency Button

Mengenal Body Camera Anggota PJR yang Dilengkapi Fitur GPS hingga Emergency Button

Megapolitan
Petugas Damkar Turun Tangan Bantu Anjing yang Kakinya Terlilit Rantai

Petugas Damkar Turun Tangan Bantu Anjing yang Kakinya Terlilit Rantai

Megapolitan
DPRD DKI Harus Berpuas Hati, Beberapa Usulan Mereka Ditolak Kemendagri...

DPRD DKI Harus Berpuas Hati, Beberapa Usulan Mereka Ditolak Kemendagri...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kelihaian Djeni Gelapkan 62 Mobil | Driver Ojol Dibantu Awkarin | Vonis Bebas Pengancam Jokowi

[POPULER JABODETABEK] Kelihaian Djeni Gelapkan 62 Mobil | Driver Ojol Dibantu Awkarin | Vonis Bebas Pengancam Jokowi

Megapolitan
Cerita Dua Mahasiswa Unkris, Mengaku Dianiaya Polisi dan Beranikan Diri Lapor ke Propam

Cerita Dua Mahasiswa Unkris, Mengaku Dianiaya Polisi dan Beranikan Diri Lapor ke Propam

Megapolitan
Cerita Orangtua Tak Sehari Pun Berhenti Mencari Del Piero...

Cerita Orangtua Tak Sehari Pun Berhenti Mencari Del Piero...

Megapolitan
Rencana Anggaran DKI yang Jadi Sorotan, dari TGUPP hingga Antivirus...

Rencana Anggaran DKI yang Jadi Sorotan, dari TGUPP hingga Antivirus...

Megapolitan
Pemuda yang Bunuh Temannya di Ciledug Adalah Mantan Napi, Dipicu Masalah Sepele

Pemuda yang Bunuh Temannya di Ciledug Adalah Mantan Napi, Dipicu Masalah Sepele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X