Pembangunan Tol Becakayu Diminta Tak Ganggu Layanan Air Minum

Kompas.com - 19/07/2019, 17:15 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Sumur Batu, Bantar Gebang, Bekasi, Jumat (19/7/2019). Vitorio MantaleanWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Sumur Batu, Bantar Gebang, Bekasi, Jumat (19/7/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta penggarap proyek Tol Becakayu, yaitu PT KKDM, agar pembangunan tol itu tidak mengganggu water treatment plant (WTP) milik PDAM Kota Bekasi. Dalam desain PT KKDM, pembangunan seksi 2A, ujung Tol Becakayu rencananya akan melintasi PDAM Kota Bekasi.

"Jangan sampai WTP produksi kena. Tarik saja sedikit. Itu kalo kena kan ganggu layanan PDAM," kata Rahmad yang akrab dipanggil Pepen di Sumur Batu, Bantar Gebang, Bekasi, Jumat (19/7/2019).

Baca juga: Ketika Rumah Menteri Basuki Kena Gusur Proyek Tol Becakayu...

Pepen mengatakan, dalam desain bikinan PT KKDM yang sekarang ia pegang, fasilitas WTP untuk produksi air minum di PDAM Kota Bekasi bakal terdampak pembangunan Tol Becakayu. Pasalnya, butuh waktu cukup lama untuk membangun ulang WTP tersebut, menyebabkan pasokan air bagi masyarakat terganggu

"Kalau bikin kan lama lagi. Kalau PDAM-nya kena gedung bangunan biasa enggak apa-apa. Kalau kena WTP-nya, celaka pelayanan," ujar Pepen.

PT KKDM bakal melanjutkan proyek Tol Becak Kayu dalam waktu dekat. Seksi 2A sendiri telah memasuki tahap akhir yang rencananya sedikit berbelok ke arah Bekasi Islamic Centre. Sementara itu, Seksi 2B masih akan dibangun menuju Bekasi Timur.

Pembangunan pier Tol Becakayu tersebut bakal menyebabkan kendaraan dari arah Bekasi tak bisa melintas dari Jalan Mayor Hasibuan ke Jalan KH Noer Ali (Kalimalang). Kendaraan dari arah Jalan Mayor Hasibuan nantinya diarahkan ke jembatan yang akan dibangun melintangi Kalimalang, menyeberang ke Jalan Pengairan samping Giant Mega Bekasi Hypermall.

Namun, belum dapat dipastikan kapan pembangunan tersebut mulai berjalan.

Baca juga: Pembangunan Tol Becakayu Dihentikan Sementara Saat Arus Mudik 2019



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Megapolitan
Era New Normal, Polisi Disiagakan Periksa Kedisiplinan terhadap Protokol Kesehatan Covid-19

Era New Normal, Polisi Disiagakan Periksa Kedisiplinan terhadap Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X