Lebaran Betawi di Monas, Sejumlah Pengunjung Berjejalan di Stan Makanan Gratis

Kompas.com - 20/07/2019, 13:10 WIB
Pengunjung acara Lebaran Betawi 2019 di Monas berjejalan mengantre masuk ke stan makanan Betawi gratis, Sabtu (20/7/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANPengunjung acara Lebaran Betawi 2019 di Monas berjejalan mengantre masuk ke stan makanan Betawi gratis, Sabtu (20/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pengunjung Lebaran Betawi 2019 di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019), tampak mengerubungi salah satu tenda panjang.

Mereka mengantre masuk di bawah terik siang. Usut-punya usut, tenda tersebut berisi berbagai stan makanan Betawi gratis.

"Makanan gratis, tapi tidak setiap saat dibuka. Kami buat dalam waktu tertentu, jadi sistemnya buka tutup," ujar Ketua Panitia Lebaran Betawi 2019 M Rifqi Eki ketika dihubungi, Sabtu (20/7/2019).

"Jam 10.00-12.00 (dibuka), nanti dilanjut lagi sore dibuka," lanjutnya.


Baca juga: Lebaran Betawi 2019 di Monas, Sejumlah Pengunjung Pakai Pakaian Betawi

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, antrean tampak mengular hingga 10 meter ke belakang tenda makanan gratis.

Petugas menjaga pintu masuk tenda secara cukup ketat agar pengunjung tak berjejalan di dalam area tenda.

Pengunjung yang hendak menikmati aneka makanan Betawi secara cuma-cuma akan diberikan kupon berwarna hijau, kemudian dicap punggung tangannya.

Pengunjung hanya bisa menukarkan kupon tersebut di satu stan.

Baca juga: Pukul Gendang, Sekda DKI Buka Lebaran Betawi 2019

Terdapat berbagai stan makanan Betawi di dalam tenda tersebut yang boleh jadi sudah jarang ditemui.

Selain kerak telor yang seakan jadi menu wajib acara Betawi, ada pula soto mi betawi, es selendang mayang, hingga gulali betawi.

"Banyak ya, ada 70-an lebih jenis makanan. Tapi kami enggak berani ngasih (terlalu) banyak juga, nanti konsentrasi (pengunjung) ke situ semua," kata Eki.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Megapolitan
Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Megapolitan
Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

Megapolitan
Cerita Fans K-pop Ditawari Pasang Billboard Berisi Tampangnya di Bekasi

Cerita Fans K-pop Ditawari Pasang Billboard Berisi Tampangnya di Bekasi

Megapolitan
Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

Megapolitan
Mahasiswi UIN Jakarta Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Disomasi

Mahasiswi UIN Jakarta Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Disomasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X