Truk Pertamina Terbakar di Rawamangun, 3 Orang Tewas

Kompas.com - 21/07/2019, 06:36 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuh truk pertamina terbakar di kilometer 5,100 Tol Rawamangun arah ke Cawang pagi tadi, Minggu (21/7/2019) sekitar pukul 04.10 WIB.

Informasi ini diunggah dalam akun resmi TMC Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro pagi ini.

"04.10 # kecelakaan Truk Tanki B 9851 SEH dan Minubus B 2230 TOW lalu terbakar di KM 5,100," isi keterangan dalam unggahan tersebut.

Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaiman membenarkan  kejadian tersebut. Ia menyebut ada 3 korban tewas dalam kejadian ini.

"Betul, informasinya korban ada 3 tewas, saat ini korban sudah dibawa palang hitam ke rumah sakit," tuturnya.

Ia mengatakan, pada Minggu pagi kendaraan Pertamina yang bermuatan 32.000 liter bahan bakar tersebut bertabrakan dengan mobil merk Calya.

"Kami terima api sudah besar, tapi kecelakaan. Kalau untuk lawan sih ada, cuman untuk searah atau berlawanan arah saya belum paham," tuturnya.

"Korban dari mobil Pertamina pengemudi berikut keneknya, yang Calya 1 orang. DI Calya kami menemukan 1 orang saja," lanjutnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari TMC Polda Metro Jaya, saat ini terjadi kepadatan lalu lintas di sekitar TKP. Alhasil arus lalu lintas dari Tol Pulomas ke arah Cawang dialihkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X